5 Ribu Polisi Jaga Perayaan Natal dan Tahun Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Kepolisian bersama seekor anjing pelacak (K-9) melakukan sterilisasi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (24/12). Sterilisasi gereja ini sebagai pengamanan guna menghindari hal-hal tak diinginkan selama perayaan Hari Natal 2013. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Anggota Kepolisian bersama seekor anjing pelacak (K-9) melakukan sterilisasi di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (24/12). Sterilisasi gereja ini sebagai pengamanan guna menghindari hal-hal tak diinginkan selama perayaan Hari Natal 2013. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya akan menggelar operasi lilin untuk perayaan Natal dan tahun baru 2015. Rencananya, operasi itu akan dimulai pada 23 Desember 2014.

    Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan operasi lilin itu untuk mengantisipasi kejahatan yang terjadi pada hari raya dan tahun baru. "Sekitar 5 ribu personel yang ikut dalam operasi lilin," katanya, Ahad, 14 Desember 2014.

    Ribuan personel yang akan diterjunkan itu berasal dari kepolisian sektor, resor di DKI Jakarta. Nantinya, setiap wilayah akan menjaga obyek vital, seperti tempat ibadah dan tempat perbelanjaan.

    Menurut Rikwanto, selain gereja dan mal, pihaknya juga akan menjaga tempat wisata. "Ancol, Taman Mini, dan Kebun Binatang Ragunan, karena akan padat pengunjung," katanya.

    Tak lupa, kata dia, kawasan perekonomian juga akan diperketat pengamanannya oleh kepolisian. Rikwanto mengatakan modus penjahat menjelang hari raya dan tahun baru adalah perampokan. "Seperti emas, ATM dan SPBU," ujarnya.

    HUSSEIN ABRI YUSUF
    Berita Terpopuler:
    Ditahan Nazi, Orang Indonesia Ini Mendadak Ateis
    Ke Lokasi Longsor, Jokowi Dialog dengan Petani 
    Agnez Monica, Seleb dengan Pengikut Terbanyak
    Inggris Bakal Buka Kantor Kedutaan di Surabaya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.