Hujan Merata, Jakarta Masih Belum Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. Physicsworld.com

    Ilustrasi hujan. Physicsworld.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta sejak sore hingga malam ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Bambang Musyawardana mengatakan Ibu Kota belum terancam banjir. "Bendung Katulampa masih Siaga 3 atau ketinggian satu meter artinya aman dari ancaman banjir," kata dia saat dihubungi Tempo, Jumat, 19 Desember 2014.

    Menurut Bambang, ancaman banjir belum nampak karena hujan sehari ini merupakan hujan pertama yang berlangsung stabil. Sehingga, kata dia, belum ada akumulasi volume air hujan di Jakarta. "Istilah kami, hujan hari ini masih mengirimkan air kering," ujarnya.

    Meski begitu, Bambang menambahkan, BPBD DKI sudah mengantisipasi datangnya banjir dengan mengirim pesan peringatan dini pada warga di sekitar Kali Ciliwung. Pesan itu, kata dia, dikirim pada pukul 19.00 lalu yang berisi informasi ketinggian air. Selain itu, peringatan untuk waspada keadaan sekitar selama hujan belum reda juga dikirim BPBD. "Kami juga mengirim pesan yang sama ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk berjaga-jaga," kata Bambang.

    Bambang juga menjelaskan bila dia juga terus berkoordinasi dengan petugas di Bendung Katulampa, Bogor; pintu air Depok, dan Manggarai. Tujuannya ialah memantau perkembangan ketinggian air di Kali Ciliwung. "Kendati masih aman, saya minta warga di Cawang, Kampung Pulo, dan Bukit Duri terus waspada."

    RAYMUNDUS RIKANG
    Berita Terpopuler:
    'Golkar Ical Sudah Mati 2 kali, Jadi Zombie' 
    JAS: Larang Muslim Rayakan Natal Bukan Kejahatan
    Susi Tangkap 14 Kapal Ikan 'Lokal tapi Asing' 
    Larangan Jilbab, Pejabat BUMN: Lihat Kantor Kami!

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.