Taman Merokok dan Taman Anak di Soekarno-Hatta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang memadati Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu, 20 Desember 2014. Lonjakan penumpang yang akan berlibur akhir tahun mulai terasa sejak kemaren. TEMPO/Aditia Noviansah

    Calon penumpang memadati Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu, 20 Desember 2014. Lonjakan penumpang yang akan berlibur akhir tahun mulai terasa sejak kemaren. TEMPO/Aditia Noviansah

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta terus menambah fasilitas baru untuk kenyamanan penumpang di bandara terbesar di Indonesia tersebut.

    Sejumlah fasilitas baru seperti taman bermain anak dan taman merokok disiapkan di setiap gate Terminal 1A, B, dan C. "Sekarang sedang dikerjakan taman merokok dan playground di gate IA, selanjutnya di gate IB dan C," ujar Manajer Humas dan Protokol Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan kepada Tempo, Selasa, 23 Desember 2014. (Baca: AC Bandara Soekarno-Hatta Mati)

    Yudis mengatakan dibangunnya dua fasilitas terbaru ini demi menjawab kebutuhan pengguna jasa bandara. Menurut dia, aktivitas dan pergerakan orang di kawasan gate terminal atau ruang tunggu penumpang pesawat di Soekarno-Hatta saat ini sangat tinggi.

    Jadwal penerbangan yang rapat dan padat menjadikan ruang tunggu selalu penuh dan ramai orang. "Untuk itulah fasilitas ini disiapkan," katanya.

    Taman bermain anak, kata dia, disiapkan bagi anak-anak untuk bermain sambil menunggu keberangkatan pesawat ke daerah tujuan. Taman bermain ini dilengkapi mainan untuk anak-anak.

    Adapun taman merokok dibangun di ruang terbuka, tepatnya di bawah ruang tunggu. "Walau di dalam ruangan juga ada tempat merokok. Tapi, karena jumlah perokok cukup banyak, fasilitas ini ditambah dan lokasinya dibuat terpisah dari ruang tunggu sehingga tidak mengganggu aktivitas lain," kata Yudis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.