Misa Natal, Katedral Siapkan Parkir di Istiqlal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Katolik mengikuti Misa pagi  pada Jumat Agung  di Gereja Katedral, Jakarta (18/04).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Umat Katolik mengikuti Misa pagi pada Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta (18/04). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus gereja Katedral telah menyiapkan area parkir untuk jemaat yang akan mengikuti misa pada Rabu, 24 Desember 2014. Di antaranya adalah area parkir  Masjid Istiqlal, Kantor Pos, dan SMA Santa Ursula yang semuanya berdekatan dengan lokasi gereja di Jalan Katedral, Nomor 7B, Jakarta Pusat.

    "Selain itu, jemaat bisa memarkirkan kendaraannya di Markas TNI AD," ujar Humas Panitia Natal 2014 Gereja Katedral Handes, 31 tahun. Menurut dia, panitia sudah berkoordinasi dengan penanggung jawab area parkir di setiap kantor dan gedung. "Mereka sudah mengizinkan." (baca juga: 2 Gereja Ini Dapat Perhatian Khusus Saat Natal)

    Handes memperkirakan umat Katolik yang akan beribadah di Katedral mencapai puluhan ribu orang pada saat Natal. Dengan rincian, 4 ribu jemaat untuk sekali Misa. Untuk perayaan Natal tahun ini, Gereja Katedral menyelenggarakan delapan kali misa sejak 24 Desember 2014, pukul 17.00 WIB hingga keesokan  petang, dipimpin oleh sebelas orang Romo, dan seorang Uskup Agung Jakarta. Misa Natal tahun ini bertemakan "Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga".

    Untuk pengamanan, kata Handes, pihak gereja mengerahkan 65 petugas keamanan yang dibantu oleh 170 anggota polisi dari Kepolisian Sektor Metro Sawah Besar dan Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat. "Jika ada ormas yang ingin turut membantu pengamanan, silakan berkoordinasi dengan kepolisian," ujarnya. (baca juga: Dihujat FPI Soal Natal, Jokowi Dibela Ketua NU).

    GANGSAR PARIKESIT

    Berita lain:
    Bima Arya Segel Gereja, Ini Respons GKI Yasmin 
    Daftar Sandi Korupsi, dari 'Obat' hingga 'Pustun' 
    Jokowi: Megawati Pemenang Pertarungan Politik  







     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.