Pemilik Outlander Pernah Terkait Korupsi Dana Alkes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota kepolisian memeriksa mobil yang ringsek akibat kecelakaan beruntun di jalan Arteri, Pondok Indah, Jakarta di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2015. Kecelakaan maut yang melibatkan tiga mobil dan enam motor tersebut memakan 4 korban jiwa. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Seorang anggota kepolisian memeriksa mobil yang ringsek akibat kecelakaan beruntun di jalan Arteri, Pondok Indah, Jakarta di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2015. Kecelakaan maut yang melibatkan tiga mobil dan enam motor tersebut memakan 4 korban jiwa. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik mobil Mitsubishi Outlander, M. Riza Husni, ternyata pernah dikaitkan dengan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan untuk penanganan flu burung pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (periode 2004-2009). Riza Husni yang merupakan salah satu komisaris perusahaan pengadaan alat kesehatan, PT Bersaudara, sempat bersaksi dalam persidangan dengan terdakwa Soetedjo Yuwono, yang menjadi kuasa pemegang anggaran di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat saat Aburizal Bakrie menjabat memimpin kementerian itu.

    Perusahaan Riza Husni menjadi satu-satunya pemenang tender pengadaan alat kesehatan yang digelar Kementerian yang ditunjuk langsung oleh Aburizal Bakrie. Riza bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta bahwa perusahaannya harus mendistribusikan alat-alat kesehatan tersebut selama dua bulan. (Baca:Curhat Ali Tentang Christopher di Luar BAP)

    Untuk memenuhi tenggat tersebut, Riza menghubungi tiga perusahaan lain untuk membantu perusahaannya. Namun proyek ini diselewengkan Soetedjo, sehingga merugikan negara Rp 36,3 miliar.

    Akhirnya, ketika PT Bersaudara bisa memenuhi kontrak pada Desember 2006, Kementerian segera membayar lunas dengan cara mencicil tiga kali. Setelah biaya proyek dilunasi Kementerian, PT Bersaudara membayar subkontraktor pada Januari 2007. Riza mengatakan keuntungan proyek tersebut mencapai 20 persen dari nilai kontrak Rp 98,6 miliar. (Baca: Positif LSD, Christopher Disorientasi Ruang Waktu )

    Direktur Keuangan PT Bersaudara Daan Ahmadi menuturkan, dari jumlah keuntungan tersebut, sebesar Rp 1 miliar dikembalikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Menurut dia, keuntungan 20 persen dalam proyek pengadaan di kementerian tidak terlalu banyak. Tapi, ia melanjutkan: "Dengan niat baik, saya kembalikan."

    Adapun Muhammad Riza Husni adalah ayah kandung Muhammad Ali Husni Riza, teman Christopher Sjarief, yang merupakan pelaku tabrakan maut di Pondok Indah beberapa waktu lalu. Surat tanda nomor kendaraan Mitsubishi Outlander yang dikemudikan Christopher dalam tabrakan itu menunjukkan bahwa mobil tersebut dimiliki Riza Husni. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul membenarkan informasi tersebut.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Baca juga:
    Koh Traore Ikut Seleksi Pemain Asing Persib
    Mayat di Pinrang Diduga Korban AirAsia QZ8501
    Partai Koalisi:Xanana Rombak Kabinet, Bukan Mundur
    Efek Moratorium, Ikan di Perairan Sorong Melimpah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.