Kampung Pulo yang Selalu Terendam Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggendong anaknya dengan menggunakan ban saat menerobos banjir yang merendam kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Warga menggendong anaknya dengan menggunakan ban saat menerobos banjir yang merendam kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak kemarin membuat Bendung Katulampa capai status siaga 3. Akibatnya, wilayah Kampung Pulo kembali terendam air setinggi 1-2 meter. "Air sudah datang sejak subuh," kata Usep Tahrudin, Ketua RT 04 RW 03, Kampung Pulo, Jakarta Timur, kepada Tempo, Ahad, 1 Maret 2015.

    Menurut dia, sejak akhir tahun lalu, kawasan ini terendam hampir setiap minggu. Terakhir kali, rumah Usep terendam minggu lalu. Saat itu, ketinggian air mencapai 3 meter sehingga dia sempat mengungsi ke pos RW 03 hingga air surut sampai 1 meter.

    Ia mengaku merasa terbantu dengan adanya proyek normalisasi Kali Ciliwung. Pasalnya, walaupun datang hampir tiap minggu, air akan cepat surut. "Biasanya selang satu hari, air sudah mengalir ke sungai," katanya.

    Hingga saat ini, warga masih tetap bertahan di lantai 2 rumah mereka. Tak banyak aktivitas yang dilakukan karena hari ini adalah akhir pekan. Kebanyakan dari mereka diam di rumah menonton televisi. Sebagian lagi, terutama anak-anak dan remaja, memilih ke luar kampung, berjalan-jalan di atas tanah kering.

    Adapun Camat Jatinegara Syofian Taher sudah memperingatkan warga sejak petang kemarin. Dia ikut memantau ketinggian Pintu Air Katulampa, Bogor, hingga malam hari agar warga bisa mendapatkan informasi sedini mungkin kapan air datang.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.