Proyek Jalan Layang Ciledug, Pengaturan Lalin Kondisional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan pengeboran beton saat mengerjakan tahap awal proyek pembangunan jalan layang Simpang Tak Sebidang (STS) Permata Hijau di kawasan Patal Senayan, Jakarta, 6 Februari 2015 .Pembangunan jalan layang ini merupakan program Pemprov DKI dalam mengatasi kemacetan di Jakarta. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Pekerja melakukan pengeboran beton saat mengerjakan tahap awal proyek pembangunan jalan layang Simpang Tak Sebidang (STS) Permata Hijau di kawasan Patal Senayan, Jakarta, 6 Februari 2015 .Pembangunan jalan layang ini merupakan program Pemprov DKI dalam mengatasi kemacetan di Jakarta. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan belum melakukan upaya rekayasa lalu lintas terkait dengan adanya proyek pembangunan jalan layang busway koridor Ciledug-Kapten Tendean. Petugas masih melakukan pengaturan lalu lintas secara kondisional.

    "Kami mengupayakan tak ada pengaturan yang ekstrem," kata Kepala Sudin Perhubungan Jaksel Priyanto, Sabtu, 7 Maret 2015. Karena itu, petugas di lapangan masih melakukan pengaturan lalin secara kondisional. "Tergantung situasi di lapangan seperti apa."

    Menurut dia, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga selaku pelaksana proyek ini. Pengaturan lalin akan mengikuti tahapan pekerjaan proyek jika dibutuhkan. "Misalnya, kalau sudah masuk pembuatan gelagar, kami lakukan rekayasa," ujarnya.

    Pengaturan yang sama pun dilakukan di tempat pembangunan flyover Kuningan Selatan dan Permata Hijau. Di dua lokasi ini, proyek pembangunan telah mulai dilakukan. Flyover Permata Hijau dibangun di perlintasan kereta Permata Hijau, sedangkan flyover Kuningan Selatan di perempatan Kuningan, Jalan Jenderal Gatot Subroto. "Di sana pun kondisional," kata Priyanto.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.