Kata Politikus DPRD Jakarta, Ahok Jarang Nongkrong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tiba di Gedung KPK, Jakarta, 27 Februari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tiba di Gedung KPK, Jakarta, 27 Februari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD DKI Jakarta Selamat Nurdin mengatakan para anggota Dewan tidak menggelar pertemuan khusus untuk membahas hak angket pada Sabtu malam, 7 Maret 2015.

    Menurut dia, persamuhan sejumlah anggota DPRD Jakarta pada Sabtu malam lalu di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, itu adalah acara makan-makan semata.

    "Enggak ada pertemuan tim angket. Itu cuma makan-makan biasa. Orang makan-makan, kok, dianggap ada pertemuan, ya?" kata Selamat saat dihubungi Tempo, Ahad, 8 Maret 2015.

    "Kami cuma nongkrong-nongkrong, udah biasa itu. Kalau Ahok mungkin jarang nongkrong," ujar anggota Dewan yang juga menjabat Sekretaris Tim Hak Angket DPRD DKI tersebut.

    Selamat menjelaskan, Tim Hak Angket akan terus maju dan melakukan penyelidikan terhadap Rancangan APBD 2015. "Kami masih fokus ke APBD. Kami tetap berpegang pada prosedur dan arahan dari Kemendagri," ujar Selamat.

    Ihwal adanya rencana melaporkan Ahok dan jajaran satuan kerja perangkat daerah yang terlibat dugaan suap, Selamat mengatakan tim angket tidak memiliki rencana itu.

    "Angket tak mengurus laporan dugaan suap, kami berfokus pada APBD dan prosedur Gubernur DKI yang menyalahi aturan," ujar Selamat.

    AISHA SHAIDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.