Begini Modus Sindikat Penipuan Tanah di Depok

Reporter

Ilustrasi Penipuan

TEMPO.CO , Depok : Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok berhasil membongkar sindikat penipuan tanah dengan modus yang terorganisir dengan baik. Polisi berhasil meringkus enam orang dari total 12 tersangka penipuan tersebut. Keenam orang tersebut, yakni Sumedi, 44 tahu, SPR, 41 tahu, EMP, 45 tahun, CCP, 44 tahun, ED, 46 tahun, dan ACP, 40 tahun.

Kepala Polresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono mengatakan masing-masing tersangka mempunyai peran untuk melakukan aksi penipuan. Mereka berperan sebagai pemilik tanah, anggota Badan Pertanahan Nasional, pengurus tanah, ketua lingkungan sampai notaris.

"Sangat rapih modus penipuan mereka dengan membagi-bagi peran. Bahkan, sampai ada yang mengaku lurah dan perangkatnya," kata Dwiyono, Selasa 7 Juli 2015.

Ia mengatakan sindikat penipuan tanah ini berhasil diungkap setelah salah satu korbannya lapor ke polisi. Charles Jonathan, 68 tahun, yang berdomisili Kompleks Pokala, RT13/05, Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tergiur dengan rumah murah yang diiklankan di media massa.

"Modus mereka dengan mengiklankan rumah murah di media massa," kata Dwiyono.

Korban rencananya ingin membeli tanah seluas 2000 meter persegi di Kampung Kandang, Kelurahan Durenseribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, seharga Rp 800 jutaan. Jumlah tersebut, dari barang bukti yang berhasil diamankan dari enam tersangka berupa empat buku akte jual beli (AJB) palsu, delapan kwitansi pembayaran tanah sebesar Rp 852 juta.

Bahka, tiga tersangka penipuan tanah ini, yakni SPR, EMP dan CCP merupakan resedivis dalam kasus serupa, yang pernah diamankan Polsek Bojonggede pada 2004.

Duit hasil penipuan ini dibagikan kepada 12 orang yang mempunyai peran masing-masing tersebut. Bahkan, mereka sampai menyewa rumah sebagai kantor untuk perangkat desa palsu dari duit penipuan itu. "Masing-masing tersangka dapat duit Rp20 juta dari penipuan yang rapih ini. Yang menjadi otaknya Sumadi," ucap Dwiyono.

Pelaku dijerat Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Saat ini, polisi masih mencari enam teman Sumadi, yang masih buron dan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka yang menjadi DPO polisi adalah AEP, 50 tahu, AJY, 43 tahun, YY, 52 tahun, UMR, 45 tahun, JMD, 43 tahun dan satu perempuan, I'd, 35 tahun.

"Kami telah mengerahkan Tim Buser untuk memburu ke enam tersangka lainya," ucap Dwiyono

IMAM HAMDI






Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

1 hari lalu

Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

Pelaku yang terlibat dalam Wowon serial killer menceritakan alasannya tunduk pada perintah Wowon Erawan.


5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

1 hari lalu

5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

Modus penipuan berbasis digital semakin gencar dilancarkan di dunia maya. Salah satunya dengan menyebarkan undangan pernikahan format file APK.


OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

1 hari lalu

OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah adanya investasi dan pinjaman online atau pinjol ilegal.


Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

2 hari lalu

Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Koperasi simpan pinjam Indosurya menjadi kasus terbesar dalam sejarah Indonesia.


Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

2 hari lalu

Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

Seorang mahasiswa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi tersangka pembuat satu di antara file aplikasi yang sedang meresahkan di medsos.


9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

2 hari lalu

9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

Sembilan TKW yang jadi sasaran penipuan Wowon serial killer membuat grup percakapan di Facebook. Dua dibunuh dan satu lagi hilang tak ada kabarnya.


Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

3 hari lalu

Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

Wowon Erawan alias Aki atau Wowon serial killer, 60 tahun, tersangka kasus pembunuhan berantai ternyata sering menebar teror kepada korbannya.


Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

3 hari lalu

Dikabarkan Hilang, Satu TKW Korban Wowon Serial Killer Ditemukan Masih Bekerja di Libya

Polisi mengidentifikasi satu korban Wowon serial killer masih bekerja di Libya, dalam kondisi sehat. Para TKW jadi korban penipuan penggandaan uang.


Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

3 hari lalu

Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

Hana, nama TKW itu, mengaku tertipu hingga Rp100 juta oleh komplotan Wowon serial killer dengan modus penggandaan uang berkedok investasi.


Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

3 hari lalu

Aksi Penipuan Atas Nama AMSI Terjadi, Publik Diminta Waspada

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyebut ada aksi penipuan mengatasnamakan organisasi mereka