Pemerkosaan Karyawati: Inilah SMS Rahasia Berujung Maut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Eno Fahira, 18 tahun, di layar telepon genggam yang diperlihatkan oleh temannya. TEMPO/Darma Wijaya

    Foto Eno Fahira, 18 tahun, di layar telepon genggam yang diperlihatkan oleh temannya. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Tangerang - Eno Parihah, 19 tahun, karyawati pabrik plastik di Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan dikenal sebagai sosok yang pendiam dan pemalu. Kakak Eno, Dita, mengatakan jika adiknya tersebut tidak pernah menceritakan masalah pribadinya kepada keluarga.

    “Kalau di rumah tidak pernah ngobrol. Dia paling tidur, terus main sama temannya. Dia orangnya sangat pendiam,” kata Dita.

    Baca juga:
    Karyawati Diperkosa & Ditusuk Gagang  Cangkul: Ini 3 Setan Pemicunya

    Menjelang Nikah, Ini Adegan Hot Sandra Dewi dan Calon Suami

    Teman satu mes Eno, Marifha, membenarkan jika Eno sangat pendiam dan tertutup. Menurut dia, Eno yang baru bekerja satu bulan. Sejak kenal Eno, Marifha mengaku jarang melihat dia bicara dan hanya tersenyum jika berpapasan dengan karyawan lain. “Dia pendiam banget,” katanya.

    Eno ditemukan tewas di mes karyawan PT Poly Global Mandiri, Desa Jati Mulia, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Jumat, 13 Mei 2016. Polisi menetapkan tiga orang tersangka atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yakni Rakhmat Arifin alias Alif, 24 tahun, Imam Hapriadi (20), dan siswa SMP berinisial RA (15).

    Baca juga:

    Kasus Kopi Maut: Gawat, Ini Alasan Jessica Bisa Lepas!
    Menjelang Nikah, Ini Adegan Hot Sandra Dewi dan Calon Suami

    Selanjutnya: SMS Rahasia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.