Depok Berikan Layanan Pembuatan Akta Kelahiran Online

Reporter

Pembuatan akte kelahiran. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Depok - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok menggagas pendaftaran pembuatan akta kelahiran secara online. Pada tahap awal, layanan pembuatan akta kelahiran bisa dilakukan di 12 lembaga yang ditunjuk untuk melayani program tersebut.‎

Kepala Dinas Kependudukan Misbahul Munir mengatakan capaian pembuatan akta kelahiran di Depok masih jauh di bawah target yang ditentukan. Pada Mei 2016, baru mencapai 234.297 jiwa atau 43,88 persen dari total jumlah anak usia 0-18 tahun sebanyak 533.935 jiwa, yang membuat akta kelahiran. "Masih jauh di bawah target yang ditetapkan pemerintah pusat," kata Munir, Rabu, 15 Juni 2016.

Mengacu pada Peraturan Presiden ‎Nomor 2 tahun 2015 tentang target nasional indikator kepemilikan akta kelahiran di kalangan anak 0-18 tahun, pada ‎2015 harus mencapai 75 persen, 2016 77,5 persen,‎ 2017 80 persen, 2018 82,5 persen, 2019 85 persen. Ia mengatakan layanan pembuatan akta online ini dapat membantu meningkatkan jumlah pemilik akta di Depok.

Munir mengatakan, setiap hari sedikitnya ada 3.000 pendaftaran akta kelahiran. Untuk biaya pembuatan akta kelahiran di Depok, gratis, sesuai Perda nomor 10 tahun 2015 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan. Kecuali, kata dia, anak yang usianya sudah lebih dari 18 tahun, dikenakan denda  Rp100 ribu.

"Bulan ini akan meningkat. Bisa sampai 5.000 perbulan, sebab kebutuhan untuk mendaftar sekolah," ujar Munir.‎

Penerapan pembuatan akta secara online baru bisa diterapkan Juli 2016. Saat ini, pihaknya sedang mengadakan pelatihan kepada operator pembuatan akta kelahiran online. Turunan aturan untuk menjalankan pembuatan akta online tertuang di Peraturan Wali Kota Depok nomor 25 tahun 2016 tentang percepatan pelayanan dan peningkatan cakupan kepemilikan pembuatan akta.‎

Adapun 12 lembaga yang bisa melayani pembuatan akta online yakni, Dinas Kesehatan di enam puskesmas : Puskesmas Beji, Sukmajaya, Sawangan, Tapos, Cimanggis, dan Cilodong, Dinas Pendidikan mulai dari siswa/i PAUD, TK, SD, SMP dan SMA, IKatan Bidan Indonesia cabang Depok, yang meliputi 11 bidan praktek sedepok, RSUD Kota Depok, Bakti Yudha, RSIA  Hermin, RS Hasanah Graha Afiah, RSIA Sumber Bahagia, RSIA Setia Bakti, RS Naru Medika, RS Bunda Margonda, dan RSIA Tumbuh Kembang.

Munir menuturkan untuk pendaftar akta di Dinas Pendidikan batas usianya 4-18 tahun, di puskesmas dan rumah sakit usia 0-60 hari. "Kalau lewat tetap harus daftar biasa di loket yang ada di Dinas Kependudukan," ucapnya.

‎Kepemilikan akta kelahiran sangat penting, karena sebagai berkas administrasi pertama yang dimiliki seseorang. Bahkan, akta kelahiran merupakan syarat pertama anak yang mau daftar sekolah. "Jadi sangat penting. Yang belum punya sebaiknya bikin," kata Munir.‎

IMAM HAMDI






Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

1 jam lalu

Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

Sejumlah pedagang di Depok terpaksa menjual Minyakita di atas Rp14 ribu karena pasokannya kian langka


GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

2 hari lalu

GP Ansor Depok Tancap Gas, Kirim Kader ke Peringatan 1 Abad NU dan Konsolidasi

Ketua Gerakan Pemuda atau GP Ansor Kota Depok, Muhammad Kahfi mengatakan langsung tancap gas mengerjakan program strategis.


4 Pria Mabuk Tembakau Sintetis di Depan Masjid Kampus di Depok, Polisi: Mereka Fly Berat

3 hari lalu

4 Pria Mabuk Tembakau Sintetis di Depan Masjid Kampus di Depok, Polisi: Mereka Fly Berat

Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok mengamankan empat orang pria yang sedang teler diduga mabuk tembakau sintetis di depan masjid kampus di Depok.


Erick Thohir Dorong Depok Bersahabat dengan Perempuan

5 hari lalu

Erick Thohir Dorong Depok Bersahabat dengan Perempuan

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut kader PAN Intan Fauzi dari Dapil Jawa Barat VI bisa membantu mewujudkan Depok bersahabat dengan perempuan.


Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

5 hari lalu

Sejak 2015, Kantor Bawaslu Kota Depok Pindah Kontrakan Empat Kali

Bawaslu Kota Depok belum memiliki kantor sendiri dan harus mengontrak


Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

6 hari lalu

Bawaslu Kota Depok Belum Punya Kantor Sendiri, Ngontrak Rp110 Juta per Tahun

Bawaslu Kota Depok berharap pemerintah memfasilitasi mereka menyediakan kantor permanen


Angka Perceraian di Depok Menurun pada 2022

7 hari lalu

Angka Perceraian di Depok Menurun pada 2022

Faktor perceraian di Depok masih didominasi karena perselisihan dan pertengkaran


Lazada Didemo Warga Depok, Apa Sanksi bagi Perusahaan yang Tidak Melaksanakan CSR?

10 hari lalu

Lazada Didemo Warga Depok, Apa Sanksi bagi Perusahaan yang Tidak Melaksanakan CSR?

Warga Kelurahan Jatijajar Kota Depok menggelar demonstrasi di gudang Lazada menuntut agar menyerap tenaga warga sekitar minimal 30 persen dan CSR.


Komunitas Driver Online Depok Ingin Polisi Segera Ungkap Pembunuh Tony RizaL Taihitu

10 hari lalu

Komunitas Driver Online Depok Ingin Polisi Segera Ungkap Pembunuh Tony RizaL Taihitu

Driver online Depok Online Bersatu (DOB) mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap kasus pembunuhan Tony Rizal Taihitu di Bukit Cengkeh, Depok.


Setelah Didemo Warga Depok, Lazada Beberkan 3 Poin Kesepakatan

11 hari lalu

Setelah Didemo Warga Depok, Lazada Beberkan 3 Poin Kesepakatan

Hasil mediasi antara warga Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok dengan Lazada menghasilkan tiga poin.