Pelantikan Pengurus PDIP Diwarnai Seruan 'Lawan Ahok'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, berpidato saat Halal Bihalal di Markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta, 27 Juli 2016. Ahok mengaku hal tersebut sudah ia lihat setelah melihat dukungan dari tiga partai politik yang datang, yakni Partai NasDem, Hanura, dan Golkar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, berpidato saat Halal Bihalal di Markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta, 27 Juli 2016. Ahok mengaku hal tersebut sudah ia lihat setelah melihat dukungan dari tiga partai politik yang datang, yakni Partai NasDem, Hanura, dan Golkar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Pelaksana tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Jakarta, Bambang D.H., menghadiri pelantikan sejumlah pengurus badan di DPD PDIP. Dalam sambutannya, Bambang sempat memberi sinyal soal sikap partai berlambang banteng ini dalam menghadapi pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

    "Kami sepakat mencari sosok yang arif dan bijaksana. Itu adalah figur yang diharapkan PDIP untuk jadi pemimpin DKI Jakarta yang akan maju dalam pilgub nanti," katanya di kawasan Tebet, Ahad, 31 Juli 2016.

    Sontak, pernyataan tersebut mengundang seruan dari kader partai yang dilantik hari ini. Secara bergantian, mereka bersorak menolak bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Lawan Ahok," kata salah satu kader dan diikuti kader lain.

    BacaWarga Pademangan Minta Risma Ikut Pilkada Jakarta

    Menurut Bambang, dalam mencari pemimpin, ada kriteria yang harus dipenuhi, misalnya berani, tegas, memiliki kepedulian dan komitmen tinggi, serta mematuhi supremasi hukum yang ada. Namun, kata dia, untuk mencari pemimpin yang memiliki kriteria tersebut seluruhnya tidaklah mudah. Kemudian Bambang melontarkan pertanyaan kepada tamu yang hadir.

    "Tanpa menyebutkan secara detail, apakah kriteria tersebut sudah cocok dengan yang sekarang?" tutur Bambang. Pertanyaan tersebut kemudian dibalas lagi dengan seruan yang sama, "Lawan Ahok!"

    BacaBegini Jawaban Mega kepada Ahok Soal Jalur Partai  

    Bambang menuturkan, jika mencari pemimpin, jangan sampai yang pintar tapi justru menindas rakyat kecil. Selain itu, jangan sampai pemimpin yang tegas justru bersikap paling benar. "Lawan Ahok!" seru kader PDIP.

    Lewat pernyataan tersebut, Bambang menyampaikan, dari pernyataannya tersebut, sudah sepatutnya kader lain, dari kepala, badan, hingga sayap, bisa menangkap sinyal dukungan partai. Ia berharap tidak ada lagi keraguan bagi kader setelah sinyal tersebut disampaikan. "Semoga kader yang masih bingung dalam menangkap sinyal sudah bisa ditarik (ke partai) lagi," katanya.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.