Sumarsono Was-was, UNBK SMA Dibayangi Pemadaman Listrik oleh PLN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 30, Jakarta, 3 April 2017. Sebanyak 64.852 siswa dari 584 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan pada 3-6 April 2017. ANTAR/Rivan Awal Lingga

    Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 30, Jakarta, 3 April 2017. Sebanyak 64.852 siswa dari 584 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan pada 3-6 April 2017. ANTAR/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono khawatir dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan digelar pekan depan karena ada rencana pemadaman listrik oleh PLN.

    Ia menyebutkan bahwa ada rencana pemadaman listrik di beberapa wilayah oleh PLN pada 10 April mendatang.

    "Ada problem tanggal 10 kalau enggak salah itu ada listrik dimatikan oleh PLN tapi bukan karena kita belum bayar, tapi karena pemeliharaan cuma jadwalnya jangan pas dengan ujian," kata dia Selasa 4 April 2017.

    Baca: Amankan Ujian Nasional, Peretas Baik Diajak Kerja Sama

    Ia berharap PLN bisa memastikan tidak ada sekolah yang terkena pemadaman agar UNBK bisa dilaksanakan dengan lancar. "Ini lagi kita konfirmasikan kepada PLN untuk tidak ada pematian listrik pada saat sekolah sedang ujian," ujarnya.

    Selain itu, Sumarsono mengaku akan ikut mengecek kelancaran UNBK di Jakarta dengan berkunjung ke beberapa sekolah. "Insya Allah saya bisa berkunjung mengeceknya pada saat SMA yang sudah umum, kalau SMK ya sudah berjalan karena saya lihat lancar semua pakai komputer," kata dia lagi.

    Menurut Sumarsono  tidak ada masalah yang terjadi selama pelaksanaan UNBK  untuk siswa SMK. "Saya lihat lancar pelaksanaannya. Meski belum ideal karena masih ada laporan satu komputer berdua tapi keseluruhan berjalan baik," kata pria yang akrab disapa Soni ini di Balai Kota.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.