Awak Mobil Tangki Mogok Kerja di Depo Plumpang, Polisi Bersiaga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekitar 1.200 sopir truk atau awak mobil tangki (AMT) PT Pertamina Patra Niaga mogok kerja di depot Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), Plumpang, Jakarta, 1 November 2016. Untuk mengantisipasi aksi tersebut, Pertamina akan menyiapkan AMT cadangan, dibantu armada dari Divisi Perbekalan dan Angkutan TNI, agar pasokan BBM tetap aman. TEMPO/Subekti

    Sekitar 1.200 sopir truk atau awak mobil tangki (AMT) PT Pertamina Patra Niaga mogok kerja di depot Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), Plumpang, Jakarta, 1 November 2016. Untuk mengantisipasi aksi tersebut, Pertamina akan menyiapkan AMT cadangan, dibantu armada dari Divisi Perbekalan dan Angkutan TNI, agar pasokan BBM tetap aman. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, Kepolisian Sektor Koja, Jakarta Utara, mendapat tugas tambahan, yakni menjaga peserta aksi mogok kerja awak mobil tangki Pertamina di Depo Pertamina Plumpang mulai hari ini, 19 Juni hingga 26 Juni 2017.

    Untuk mengantisipasi pemogokan, polisi dari Polsek Koja, Brimob, dan Polda Metro Jaya, menggelar apel pagi di kompleks Depo Pertamina. Kepala Polsek Koja Komisaris Supriyanto mengatakan pihaknya menerjunkan 220 personel.

    BacaRibuan Sopir Mobil Tangki Pertamina Bakal Mogok Kerja

    "Anggota dari Polsek Koja 70 orang, Brimob 50 orang, dan Polda 100 orang," kata Supriyanto setelah memimpin apel pagi, Senin, 19 Juni 2017. Supriyanto mempersilakan para awak mobil tangki berunjuk rasa. "Yang penting mereka tidak anarkis. Petugas akan stand by di sini, kita buka puasa dan sahur di sini," kata Supriyanto.

    Humas Serikat Buruh Perjuangan Indonesia, Wadi Atmawijaya, mengatakan sekitar 500 orang awak mobil tangki berunjuk rasa dan mogok kerja pada Senin pagi ini. Dia mengatakan barak untuk menginap sudah disiapkan untuk aksi tersebut.

    “Bagi teman yang berdomisili di daerah, dipersilakan menginap di sini. Tapi jika tinggal di sekitar wilayah sini, kami minta sore hari bisa istirahat di rumah," kata Wadi.

    Wadi mengatakan para awak tangki meminta segera dijadikan karyawan tetap di PT Pertamina Patra Niaga serta meminta upah rapel lembur yang telah dijalani segera dibayar. “Sekaligus juga ubah delapan jam kerja, selebihnya lembur,” ujarnya.

    Terhadap teman-temannya yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak, Wadi meminta Pertamina segera mempekerjakan mereka kembali. “Baik di Depo Plumpang maupun yang tersebar di depo-depo lain,” katanya.

    Baca jugaSopir Mogok Kerja, Truk Tangki Pertamina Tetap Beroperasi

    “Segera bayarkan hak teman kami OB yang telah dikeluarkan lama sampai sekarang belum juga dibayarkan haknya,” ucap Wadi.

    MARIA FRANSISCA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.