Selasa, 20 Februari 2018

Polisi Hentikan Kasus Mario Teguh

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 16 Agustus 2017 18:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Hentikan Kasus Mario Teguh

    Ario Kiswinar dan Mario Teguh. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus pencemaran nama baik dengan terlapor motivator Mario Teguh. Kasus yang dilaporkan oleh kuasa hukum Ario Kiswinar, Ferry Henry Amarhoseya, itu pun resmi dihentikan.

    "Iya benar, surat SP3 sudah diterbitkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu, 16 Agustus 2017.

    Baca juga: Ini Kabar Terakhir Pemeriksaan Mario Teguh  

    Surat SP3 itu dibuat 10 Agustus 2017 lalu dan ditandatangani oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Kasus yang dihentikan adalah atas tuduhan Ferry bahwa Mario Teguh telah memfitnah dan mencemarkan nama baik di Studio sebuah TV Swasta. "Dihentikan penyidikannya karena tidak cukup bukti," tulis keterangan dalam surat itu.

    Lewat instagram pribadinya, Mario Teguh mengaku lega dengan dihentikannya kasus tersebut. "Tuhan telah mengizinkan kasus yang mungkin sempat tidak mendamaikan kita itu dihentikan. Mudah-mudahan setelah debu kasus itu reda, kita semua bisa hidup dalam kesejukan hati dan ketulusan yang saling memuliakan," tulis Mario.

    Baca juga: Mario Teguh Buka Suara di Facebook, Ini yang Dia Tulis  

     Kasus fitnah dan pencemaran nama baik ini dilaporkan oleh anak Mario Teguh, Ario Kiswinar dan ibunya, Ariyani Soenarto. Lewat kuasa hukum, keduanya menuding Mario telah mencemarkan nama baik pada 2016 silam.

    Beberapa kali, Ario dan Ariyani mendatangi Polda untuk menanyakan kelanjutan kasus itu. Mereka sempat menuding polisi membiarkan kasus itu tidak terurus. Padahal, mereka bersikeras telah menyerahkan barang bukti yang dinilai relevan.

     

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.