Pembatasan Ditunda, Komunitas Pengguna Motor Batalkan Aksi Konvoi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor melintas di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, 24 Agustus 2017. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan pelarangan kendaraan bermotor roda dua di Jalan Rasuna Said tidak jadi diberlakukan, namun pihaknya tengah mengkaji penerapan ganjil genap di kawasan tersebut. TEMPO/Eko Siswono Toyudo

    Pengendara sepeda motor melintas di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, 24 Agustus 2017. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan pelarangan kendaraan bermotor roda dua di Jalan Rasuna Said tidak jadi diberlakukan, namun pihaknya tengah mengkaji penerapan ganjil genap di kawasan tersebut. TEMPO/Eko Siswono Toyudo

    TEMPO.CO, Jakarta - Komunitas pengguna sepeda motor membatalkan rencana aksi konvoi di jalan protokol Jakarta, terkait ditundanya rencana uji coba pembatasan sepeda motor di dua ruas jalan di ibu kota.

    "Tidak jadi. Kami memutuskan untuk menggantinya  dengan penyampaian pendapat dan sikap di LBH Jakarta," kata Badan Kehormatan Road Safety Association, Rio Octaviano, Jumat, 8 September 2017.

    Baca : Djarot Tunda Pembatasan Sepeda Motor Karena Kajian Belum Matang

    Menurut Rio, hal itu urung dilaksanakan lantaran pemerintah DKI Jakarta telah menunda rencana uji coba pelarangan kendaraan roda dua di Jalan MH Thamrin-Sudirman, yang akan dilaksanakan pada 12 September 2017.

    Meski begitu, aliansinya tetap akan menyampaikan pendapat mengenai keputusan itu. Sebab, tuntutan mereka adalah pemerintah membatalkan kebijakan.

    "Sikap Pemprov DKI Jakarta tersebut hanyalah menunda pelaksanaan pelarangan penggunaan sepeda motor," ujarnya.

    Rencananya, pernyataan sikap dan pendapat akan dilakukan di kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Rio mengundang sejumlah awak media untuk hadir Sabtu, 9 September 2017 pukul 11 siang.

    Simak juga : Pembatasan Sepeda Motor di Bundaran HI Belum Final

    Salah satu komunitas pengguna sepeda motor, GAMPAR (Gerakan Aliansi Menentang Pembatasan Motor), sebelumnya akan melakukan aksi konvoi sebagai bentuk protes terhadap rencana pemerintah yang akan memberlakukan pelarangan sepeda motor melintas di sepanjang ruas Bundaran HI-Bundaran Senayan.

    Aksi konvoi diklaim akan diikuti sekitar 5.000 pengendara motor. Rencana tersebut akhirnya urung dilakukan karena pemerintah mendengar aspirasi mereka.

    Aliansi juga mengapresiasi keputusan pemerintah DKI mengenai uji coba pelarangan motor. Namun, mereka mengingatkan agar pengambilan kebijakan harus transparan, kredibel, dan melibatkan publik.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...