Ahok Bakal Gugat Irena Handono dan Saksi Lainnya

Rabu, 11 Januari 2017 | 16:26 WIB
Ahok Bakal Gugat Irena Handono dan Saksi Lainnya
Ekspresi Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat hadir dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama di Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta Selatan, 10 Januari 2017. Sidang kelima ini masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak penuntut umum. Aditia Noviansyah/Pool

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuding sejumlah saksi pelapor yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya memberikan kesaksian palsu. Ahok pun berencana melaporkan dua orang saksi itu, yakni Irena Handono dan Burhanuddin.

"Saya akan gugat, tergantung pengacara. Saya enggak tahu (bagaimana). Pengacara yang atur. Tanya sama mereka," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Januari 2017. 



Baca : Pengacara Ahok Pertanyakan Saksi Tak Laporkan Dimas Kanjeng

Ahok menilai banyak keterangan yang tidak sesuai disampaikan oleh saksi. Selain itu, Ahok menuding ada keterkaitan antar saksi pelapor. "Kalau dia buat kesaksian palsu, datanya enggak bener ya harus digugat dong. Lagi pula kelihatan, polanya (menjawab) mirip. Hampir semua mirip," ujarnya.

Setiap jawaban dari saksi pelapor pun, menurut Ahok, seperti sudah diarahkan. Bahkan, setiap titik dan koma yang disampaikan dianggap seragam. Dari segi barang bukti pun Ahok juga melihat ada kesamaan antar saksi satu dan lainnya. Salah satunya dengan menyitir berita dari media online yang sama. 

"Link tersebut diviralkan seolah-olah saya bilang Al-Quran bohong begitu. Saya kira nanti pengacara (yang urus)," ujar Ahok. 



Ahok menyadari jika ia melaporkan kasus tersebut maka proses hukum yang tengah membelitnya akan menjadi lebih panjang dan menghabiskan waktu serta energi. Meski begitu, calon gubernur Jakarta nomor urut 2 ini mengatakan tidak mempedulikan hal tersebut. "Saya siap menghadapi proses hukum lainnya." kata dia.



Karenanya, Ahok menuturkan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melaporkan saksi pelapor lainnya. "Saya enggak tahu (akan bagaimana nantinya), nanti kita lihat saja. Sudah nanggung kan aku juga," ujarnya.



LARISSA HUDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan