Ada Luka, Mayat di Kali Ganda Bekasi Diduga Korban Pembunuhan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD

    Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD

    TEMPO.COJakarta - Warga di Jalan Baru Underpass di Kelurahan Bekasi Jaya, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan mayat mengambang yang diduga korban pembunuhan di Kali Ganda Agung, Senin 9 Oktober 2017. Terdapat sejumlah bekas luka di tubuh pria itu.

    Berdasarkan informasi yang didapat Tempo, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang tukang gali sumur, Enton (30) yang melintas untuk membersihkan alat bor di kali tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. "Saya lihat ada yang aneh di antara tumpukan sampah," kata Enton.

    Enton terkejut melihat ada sesosok mayat laki-laki mengambang dengan posisi telungkup di antara tumpukan sampah. Sontak temuan itu membuat warga setempat geger. "Saya laporkan ke warga di sana kemudian diteruskan ke pengurus RW," kata dia.

    Anggota polisi dari unit identifikasi Polres Metro Bekasi Kota dan Unit Reserse Kriminal Polsek Bekasi Timur langsung mendatangi lokasi penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan itu. Hasil identifikasi sementara, ditemukan bekas luka robek di lengan, dada, dan patah tangah. Untuk memastikannya, mayat dibawa ke RS Polri Kramajati, Jakarta Timur untuk autopsi.

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab tewasnya pria misterius tersebut. Polisi masih menunggu hasil autopsi penemuan mayat itu dari rumah sakit. "Masih diselidiki penyebabnya, kami juga berupaya mengungkap identitas mayat tersebut," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.