Tahun Baru 2018, Anies-Sandi Gelar Nikah Massal

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wedding On The Street dengan tajuk Pelaminan Nusantara yang diselenggarakan Baznas bersama Pemprov DKI Jakarta di Monas, (15/07) Sebanyak 349 pasangan dari daerah Jabodetabek dengan rentang usia yang variatif diberi surat nikah dalam pernikahan massal. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wedding On The Street dengan tajuk Pelaminan Nusantara yang diselenggarakan Baznas bersama Pemprov DKI Jakarta di Monas, (15/07) Sebanyak 349 pasangan dari daerah Jabodetabek dengan rentang usia yang variatif diberi surat nikah dalam pernikahan massal. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno atau Anies-Sandi akan menggelar nikah massal saat perayaan tahun baru 2018. "Ide dari Pak Gubernur adalah bagaimana pasangan-pasangan yang ingin menikah di tahun baru ini dari kalangan menengah ke bawah kami fasilitasi," kata Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, Senin, 4 Desember 2017.

    Kegiatan nikah massal yang akan dihadiri Anies-Sandi tersebut bertepatan dengan pergantian dari 31 Desember 2017 menuju 1 Januari 2018. Harapannya, kata dia, pasangan-pasangan dari kalangan menengah ke bawah itu memiliki momen pernikahan yang ditandai dengan suara letusan kembang api.

    "Mereka akan mengingat, oh, nikahnya adalah di 31 Desember, Januari sudah ada kembang apinya. Jadi gitu, sah, sah. Saya terima nikah dan kawinnya, dor, gitu," ujar Sandiaga.

    Detail kegiatan tersebut, kata Sandiaga, akan digodok Kepala Biro Tata Pemerintahan Premi Lasari. Yang pasti, Sandiaga menuturkan, perayaan tahun baru yang akan digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI harus melibatkan warga. Namun Sandiaga tidak menyebutkan jumlah pasangan yang akan mengikuti pernikahan massal tersebut.

    Anies-Sandi juga akan melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI untuk membantu pasangan di DKI yang sudah menikah tapi belum memiliki surat nikah. Sandiaga Uno memastikan, biaya pernikahan tersebut akan ditanggung pemerintah. "Keren banget itu, kan? Kawin pas di malam tahun baru dan dirayakan semua warga Jakarta," tuturnya.

    ALI ANWAR | MOH. KHORY ALFARIZI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.