Banjir Jakarta, Ini Penyebab Genangan Air di Hollywood XXI

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bioskop Hollywood XXI Jakarta tutup sementara karena kebanjiran dari atap bangunan, Senin, 11 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Bioskop Hollywood XXI Jakarta tutup sementara karena kebanjiran dari atap bangunan, Senin, 11 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Tempo.co, Jakarta - Bioskop Hollywood XXI di area Hotel Kartika Chandra kembali dibuka setelah banjir Jakarta, kemarin. Namun air yang masuk ke dalam gedung bukan berasal dari saluran drainase. “Air di atap gedung penuh dan tidak bisa segera terbuang lewat pipa PVC,” kata Iwan, petugas kebersihan di tempat itu. “Akhirnya air tumpah ke dalam gedung.”

    Air yang tumpah itu menggenangi lantai bioskop sehingga memaksa manajemen menutup sementara ruang pertunjukan. Penutupan berlangsung mulai 14.00 hingga 21.00. "Pertunjukan terakhir pukul 21.00 kembali dibuka. Sekarang juga buka seperti biasa," ucap Iwan.

    Baca: Bioskop Hollywood XXI Banjir, Penonton Berhamburan Keluar

    Yudo Purnomo, rekan Iwan, menjelaskan, air di atap tidak mengalir secara lancar dari pipa polyvinyl chloride (PVC) karena saluran drainase yang berada di basement kebanjiran. Walhasil, air dari pipa tidak bisa turun ke saluran pembuangan.

    Staf Marketing Gedung Kartika Chandra, Andrew Yanoza, mengatakan, kemarin, genangan air di basement Hollywood XXI setinggi 20 sentimeter. Banjir ini menjadi yang terbesar selama dia bekerja di sana sejak 2009. "Biasanya tidak pernah banjir setinggi ini," tuturnya. "Memang hujannya kemarin sangat lebat."

    Andrew membenarkan bioskop ditutup sementara, tapi secara keseluruhan aktivitas di tempat itu berjalan seperti biasa. "Satu jam banjir sudah surut," ujarnya.

    Area parkir Hollywood XXI berada 3 meter lebih rendah daripada lantai dasar. Petugas parkir dan kebersihan saat ini terlihat masih membersihkan kotoran sisa banjir Jakarta kemarin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.