Senin, 28 Mei 2018

Begini Konsep Anies Baswedan Menata Kawasan Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana trotoar di sekitar kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipenuhi pedagang kaki lima dan pejalan kaki, 7 November 2017. Tempo/Zara Amelia

    Suasana trotoar di sekitar kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dipenuhi pedagang kaki lima dan pejalan kaki, 7 November 2017. Tempo/Zara Amelia

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan rencana penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama di Balai Kota DKI, pada Kamis, 21 Desember 2017.

    "Ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi yang dirasakan langsung masyarakat yang datang rutin ke Tanah Abang," kata Anies.

    Baca juga: Temuan Terbaru Sandiaga Uno: 3 Biang Ruwet Tanah Abang

    Dalam paparannya, Anies menjelaskan bahwa Jalan Jatibaru Raya yang berada di depan Stasiun Tanah Abang akan ditutup pada pukul 08.00-18.00 WIB. Kendaraan pribadi dan angkutan umum dilarang melintas. Penutupan berlaku untuk kedua jalur, baik yang ke arah Jatibaru maupun Jalan Kebon Jati.

    Jalur yang ke arah Jalan Kebon Jati akan dipakai bagi sekitar 400 pedagang kaki lima. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan DKI telah menyiapkan tenda gratis bagi PKL.

    Sedangkan, jalur satunya yang semula mengarah ke Jatibaru akan menjadi jalur bus Transjakarta menuju Jalan Kebon Jati. Bus akan mengangkut para penumpang kereta komuter di Stasiun Tanah Abang yang hendak menuju kawasan Pasar Tanah Abang. "Busnya tidak dipungut biaya. Penumpang kereta turun, pindah Transjakarta zero cost," katanya.

    PT Transjakarta akan menyiapkan 10 single bus low entry untuk mengangkut para penumpang. Bus akan beroperasi non-stop tanpa henti di jam operasional yang ditentukan, bahkan hampir tidak akan ada jeda ketibaan antarbus.

    Anies memastikan, trotoar di kedua jalur di depan Stasiun Tanah Abang seluruhnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Perjalanan para pejalan kaki, kata Anies, tidak lagi terhambat oleh pedagang.

    Untuk pejalan kaki yang membutuhkan ojek, Anies mengatakan sudah menyiapkan lahan bagi ojek pangkalan dan online mangkal yang tak berada jauh dari stasiun.

    Simak juga: Pejalan Kaki Protes Disebut Sandiaga Uno Biang Ruwet Tanah Abang

    "Keluar stasiun belok kiri 150 meter," ujarnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah mengatakan, di luar jam operasional tersebut, kedua jalur akan seperti biasanya. "Normal kayak biasa. Tenda-tendanya nanti dibongkar dan mobil bisa lewat lagi," kata Andri menjelaskan soal penataan Tanah Abang.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Jenis Serangan di Seluruh Dunia, Teror Bom Masih Jadi Pilihan

    Inilah jenis-jenis teror dan korban yang jatuh di berbagai penjuru dunia sejak menara kembar WTC diserang, teror bom masih jadi pilihan pelaku teror.