Begini Alur 10 Kilogram Sabu dari Malaysia Sampai ke Jakarta

Reporter

Editor

Ali Anwar

Ilustrasi Sabu-sabu. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkap modus peredaran 10 kilogram narkoba jenis sabu asal Malaysia. Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan mengatakan sabu itu telah melewati perjalanan panjang untuk mencapai Jakarta.

"Pertama, sabu itu dikirim dari Malaysia melewati laut menuju Medan," ujar Suwondo di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Selanjutnya, LTW, warga negara Malaysia yang berperan sebagai kepala cabang jaringan sabu di Jakarta, bersama rekannya asal Indonesia, PG, menjemput paket itu di Medan pada 28 Desember 2017. Paket itu dikirim oleh bandar berinisial UN dari Malaysia melalui seorang kurir.

Pada 29 Desember 2017, PG diperintahkan LTW untuk membawa paket sabu itu dari Medan ke Jakarta menggunakan bus umum. Sementara LTW pulang ke Jakarta menggunkan pesawat. "Mereka janjian ketemu lagi di sebuah hotel di Jakarta," ujar Suwondo.

Sabu tersebut tiba di Jakarta pada 1 Januari 2018. Belum sempat diedarkan, upaya mereka sampai ke telinga polisi. "Ada informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di Hotel Boutique, Jakarta Barat, pada Rabu, 3 Januari 2018," kata Suwondo.

Polisi lantas mendatangi Hotel Boutique. Di sana, polisi memergoki PG. Penggeledahan tas ransel warna hitam pun dilakukan. Dari dalam tas milik PG, polisi menyita 10 paket besar berisi 1 kilogram sabu.

Setelah dilakukan interogasi dan analisis terhadap telepon selular milik PG, polisi mendapati bahwa barang haram itu adalah milik LTW. Pengedar asal Malaysia itu pun diringkus pada hari yang sama di area parkir Hotel Pullman Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Saat mengembangkan kasus, 8 Januari 2018, LTW sempat mengecoh petugas. LWT mengatakan bisa membantu polisi untuk mengungkap jaringan narkoba lain di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Polisi kemudian melakukan strategi undercover  antara petugas dan LTW. Namun alih-alih menunjukkan pelaku lain, LTW malah memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri. "Saat petugas sedang tiarap, LTW malah maju dan mencoba merampas senjata petugas," ujar Suwondo.

Polisi dan LTW bergumul, sampai polisi memicu pelatuk senjata, sehingga memuntahkan peluru. Setelah terlepas, polisi menembak  LTW pada bagian  kaki, badan bagian depan. Tembakan pada bagian punggung mengakhiri hidup LTW.

Suwondo mengatakan, saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus peredaran sabu tersebut. Sementara PG dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.






Bandar dan Kurir Narkoba Ditangkap di Senen, Biasa Menaruh Sabu di Tong Sampah

11 jam lalu

Bandar dan Kurir Narkoba Ditangkap di Senen, Biasa Menaruh Sabu di Tong Sampah

Bandar dan kurir narkoba ini mengedarkan barang haram tersebut dengan cara mendatangi pembeli atau menaruh sabu di dalam tong sampah


Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

5 hari lalu

Putri Pedangdut Imam S Arifin Jadi Tersangka Pencurian Belasan Sepeda Motor

Putri mendiang Imam S Arifin, berinisial RDA, ditangkap polisi karena diduga mencuri belasan sepeda motor.


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

15 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polisi Sita Aset Bandar Narkoba Sebesar Rp 50 Miliar

24 hari lalu

Polisi Sita Aset Bandar Narkoba Sebesar Rp 50 Miliar

Polisi menangkap seorang bandar narkoba yang disebut memiliki aset terbesar sepanjang tahun ini. Dia membeli sabu dari seorang bernama Uncle Jack.


Polres Jakbar Sita Sabu 44 Kg dalam Kemasan Teh Cina dari Jaringan Internasional

31 hari lalu

Polres Jakbar Sita Sabu 44 Kg dalam Kemasan Teh Cina dari Jaringan Internasional

Polres Jakarta Barat menyita sabu sebanyak 44 kilogram yang telah dikemas dalam teh cina. Berasal dari jaringan internasional.


Polda Metro Jaya Tangkap 66 Tersangka Kasus Narkoba, Sita Ganja 626,75 Kilogram dan 108.128 Butir Ekstasi

38 hari lalu

Polda Metro Jaya Tangkap 66 Tersangka Kasus Narkoba, Sita Ganja 626,75 Kilogram dan 108.128 Butir Ekstasi

Pengungkapan 45 kasus narkoba ini adalah wujud nyata komitmen Polda Metro Jaya, khususnya dalam pemberantasan narkoba.


4 Hari Bongkar 45 Kasus Narkoba, Polda Metro: Komitmen Membasmi Peredaran Narkoba

39 hari lalu

4 Hari Bongkar 45 Kasus Narkoba, Polda Metro: Komitmen Membasmi Peredaran Narkoba

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro membongkar 45 kasus narkoba dalam waktu empat hari. Komitmen membasmi peredaran narkoba di masyarakat.


Pecahkan Rekor, Australia Sita Sabu Senilai Rp16,5 Triliun

39 hari lalu

Pecahkan Rekor, Australia Sita Sabu Senilai Rp16,5 Triliun

Polisi Australia mengumumkan bahwa mereka telah menyita sabu senilai sekitar A$1,6 miliar atau Rp16,5 triliun dari Timur Tengah


Polda Jawa TImur Resmi Copot Kapolsek Sukodono

39 hari lalu

Polda Jawa TImur Resmi Copot Kapolsek Sukodono

Polda Jawa Timur resmi mencopot Kapolsek Sukodono AKP I Ketut Agus Wardana. Agus kini ditahan karena dugaan penyalahgunaan narkoba.


Polres Metro Bekasi Sita Paket Ekstasi dari Jerman yang Dikirim ke Grand Wisata

40 hari lalu

Polres Metro Bekasi Sita Paket Ekstasi dari Jerman yang Dikirim ke Grand Wisata

Paket berisi ekstasi dan sabu itu dikirim dengan tujuan daerah Grand Wisata Bekasi.