Kamis, 15 November 2018

Antisipasi Banjir, Bekasi Berharap Bogor Perluas Bendung Koja

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma

    Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, (18/1). Banjir diakibatkan jebolnya tanggul dan meluapnya kali Cikeas dan Cileungsi. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi Jawa Barat berharap Pemerintah Kabupaten Bogor memperluas kapasitas tampung Bendung Koja untuk antisipasi banjir. Bendungan itu akan berfungsi sebagai kolam retensi penanggulangan banjir akibat luapan Kali Bekasi.

    "Pembuatan Bendung Koja untuk tahap pertama sudah kita rampungkan sejak Desember 2017. Kita sudah berkirim surat kepada Bupati Kabupaten Bogor sejak setahun lalu untuk perluasan tangkapan air," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Jumat 12 Januari 2018.

    Menurut dia, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi sebagai penggarap proyek telah menghabiskan dana daerah pada 2017 sebesar Rp5 miliar untuk menggarap bendung di atas lahan seluas tiga hektare.

    Bendung yang berada di sekitar Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, itu berbatasan dengan wilayah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Baca: Kota Bekasi Ajak Kabupaten Bogor Bangun Bendungan Cileungsi 

    Rahmat mengatakan posisi Bendung Koja tepat berada di hulu Kali Bekasi yang menjadi simpul pertemuan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas. Pertemuan dua hilir sungai yakni Cileungsi dan Cikeas itu kerap menimbulkan luapan di titik pertemuan Kali Bekasi apabila terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di bagian hulu.

    "Untuk itu, volume air Sungai Cikeas bisa kita tekan dengan adanya Bendung Koja dengan cara 'memarkir' sementara debit air yang timbul akibat hujan di Kabupaten Bogor sebelum pertemuannya dengan Sungai Cileungsi di hulu Kali Bekasi," katanya.

    Lahan yang digarap sebagai Bendung Koja merupakan milik Perum Jasa Tirta yang tidak difungsikan.

    Menurutnya, kolam retensi tersebut memiliki fungsi untuk menampung volume air dari Sungai Cikeas yang akan bercampur dengan Kali Bekasi dan Cileungsi di Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

    Konsep itu diyakininya bisa meminimalisasi dampak banjir di sekitar pemukiman penduduk yang berada di bantaran Kali Bekasi, seperti Perumahan PGP, Kemang Ivy, Villa Jatirasa, Pondok Mitra Lestari, Kemang Pratama, hingga ke Kelurahan Telukpucung, Bekasi Timur.

    Rahmat menambahkan Bendung koja masih memerlukan perluasan lahan sekitar 2,5 hektare lagi yang kini berdomisili di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor. "Kita masih menunggu respons otoritas Kabupaten Bogor untuk melanjutkan perluasan Bendung Koja 2,5 haktare lagi. Kalau luasannya sudah mencapai 5,5 hektare, maka sesuai kajian kami akan berfungsi optimal menampung volume Sungai Cikeas," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.