Buron Tiga Bulan, Guru Cabul di Bekasi Ditangkap Ketika...

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tersangka. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Tersangka. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang guru cabul ditangkap ketika hendak melarikan diri ke Lampung. Polisi telah memburu guru berinisial MS itu selama tiga bulan.

    "Tersangka ditangkap sebelum kabur ke Lampung," kata Kepala Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Indarto, Jumat, 19 Januari 2018. Pria 23 tahun itu dilaporkan telah mencabuli tiga murid laki-laki pada November 2017.

    Menurut Indarto, pencabulan itu terjadi di dalam asrama sekolah saat korban sedang tidur. Korban tak ada yang berani melawan karena takut dianiaya. Mereka baru melapor keesokan harinya kepada kepala sekolah. "Tidak sampai disodomi," kata Indarto. 

    Indarto mengatakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak yang dilapori segera menyelidiki. Setelah cukup bukti, MS pun ditetapkan sebagai tersangka. Namun ketika dicari ke rumah kontrakannya, MS tak ada. "Ia selalu berpindah-pindah," katanya.

    Polisi sudah melacak keberadaan MS di rumah kerabatnya di Bogor. Ternyata pria itu tidak pernah ke sana. Belakangan baru diketahui MS mengontrak sebuah rumah di Pekayon, Bekasi Selatan, pada 12 Januari lalu. "Saat ditangkap, tersangka tidak melawan," kata Indarto.

    Indarto menyebut motif tersangka mencabuli ketiga muridnya karena terangsang usai melihat gambar porno. Kepada wartawan, guru cabul itu mengaku baru sekali melakukan kejahatan ini. Ia melakukannya secara spontan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.