Kapasitas Parkir Motor Bandara Soekarno-Hatta Ditambah 4000 Unit

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor memenuhi area parkir gedung TOD (Transit Oriented Development) Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 21 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Sepeda motor memenuhi area parkir gedung TOD (Transit Oriented Development) Bandara Soekarno-Hatta, Rabu 21 Februari 2018. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Angkasa Pura II mengoperasikan kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mulai hari ini, Senin, 26 Februari 2018. Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Agus Haryadi mengatakan pihaknya akan menambah kapasitas parkir sepeda motor di sana sebanyak 4.000 unit.

    "Kapasitas parkir motor kami tambah dari 6.000 menjadi 10 ribu kendaraan," ujar Agus saat meninjau TOD Bandara Soekarno-Hatta. Perluasan area parkir TOD, kata Agus, dilakukan dengan membangun parkir bertingkat yang bisa menampung 4.000 unit kendaraan lagi.

    Penambahan jumlah parkir kendaraan ini, menurut Agus, berdasarkan hasil evaluasi selama masa uji coba fasilitas baru itu pada 16-26 Februari. "Ternyata animo masyarakat sangat besar, belum apa-apa, area parkir sudah overload," kata Agus.

    Agus mengatakan jumlah kendaraan yang parkir per hari ini sudah mencapai 6.200 unit. Padahal kapasitas yang semula disiapkan hanya 500 unit. Kapasitas parkirnya terus diperluas hingga bisa menampung 6.000 unit dengan membuka lahan di depan dan samping gedung TOD. “Kondisi sekarang sudah kepenuhan dan mengurangi kenyamanan," ujar Agus.

    TOD merupakan fasilitas yang disediakan untuk pekerja dan pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta yang ingin memasuki Bandara Soekarno-Hatta dari arah Tangerang. Akses baru ini juga bisa menjadi alternatif untuk menjangkau Stasiun Bandara serta Terminal 1, 2, dan 3, juga kawasan perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.

    TOD merupakan kawasan yang dipersiapkan untuk transfer penumpang dari kendaraan pribadi ke dalam Bandara Soekarno-Hatta yang dibangun di atas kawasan seluas 6.000 hektare. TOD ini terdiri atas bangunan tiga lantai dan area parkir kendaraan.

    Gedung ini memiliki fasilitas toilet, musala, gerai ATM, eskalator, lift area komersial, shuttle bus, serta tempat menaikkan dan menurunkan penumpang Bandara Soekarno-Hatta. Tarif parkir kendaraan dipatok Rp 5.000 per unit sepeda motor per hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.