Sukmawati Soekarnoputri Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri mantan Presiden RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri memimpin menyanyikan lagu Indonesia Raya saat peringatan Hari Lahir 112 Tahun Bung Karno di Gedung Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi, Jakarta, (6/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    Putri mantan Presiden RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri memimpin menyanyikan lagu Indonesia Raya saat peringatan Hari Lahir 112 Tahun Bung Karno di Gedung Perintis Kemerdekaan, Tugu Proklamasi, Jakarta, (6/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya karena puisi Ibu Indonesia ciptaannya dianggap menistakan agama Islam. Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan pengacara Denny Andrian Kusdayat, hari ini, Selasa, 3 April 2018. 

    "Hari ini, saya laporkan Sukmawati dengan dugaan penistaan agama," ujar Denny di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa. Pelaporan itu dibuat Denny setelah puisi Ibu Indonesia ciptaan Sukmawati Soekarnoputri dianggap telah menyinggung agama Islam.

    Menurut Denny, Sukmawati Soekarnoputri telah membanding-bandingkan soal syariat Islam dengan pemakaian konde. Bahkan, ucap dia, Sukmawati telah meremehkan lafal azan sebagai panggilan untuk umat Islam menjalankan salat.

    Simak kembali: Vonis Ahok Soal Penistaan Agama, Berat Hukuman dibanding Tuntutan

    "Melalui video saat dia (Sukmawati) berkata bahwa syariat Islam disandingkan dengan syariat konde, nyanyian kidung Ibu pertiwi lebih indah daripada azanmu. Kalau bicara azan meremehkan Tuhan, ada lafal Allah di situ," ucapnya.

    Soal adanya puisi itu, Denny mengaku tergerak sendiri untuk melaporkan Sukmawati ke pihak berwajib. "Saya mau kasih tahu ke umat, saya terpanggil saja sebagai umat Islam dan kuasa hukum melaporkan ini," ujarnya.

    Dalam laporannya, ia menyerahkan rekaman video di beberapa laman media sosial sebagai barang bukti laporannya. Laporan yang dibuat Denny telah diterima polisi dengan nomor LP/1782/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum.

    Denny melaporkan Sukmawati Soekarnoputri dengan Pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama serta Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?