Deklarasi #2019GantiPresiden di Monas, Dikawal 300 Polisi

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster ajakan deklarasi relawan #2019GantiPresiden. Foto/Twitter Mardani Ali Sera

    Poster ajakan deklarasi relawan #2019GantiPresiden. Foto/Twitter Mardani Ali Sera

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya mengerahkan 300 personil guna mengamankan acara deklarasi relawan #2019GantiPresiden. Acara awalnya akan digelar pukul 09.00-11.00 WIB di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jalan M.H. Thamrin. Namun penyelenggara memindahkan ke area Monas.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menyatakan  personel itu akan ditempatkan di sekitar lokasi acara. "Nanti bagaimana situasional saja," kata Yusuf melalui pesan singkat.

    Gerakan #2019GantiPresiden diinisiasi oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera. Selain Mardani, kegiatan ini juga dihadiri  Neno Warisman, Abu Jibril Fuad, dan sejumlah relawan.

    Mardani mengklaim acara itu tak akan mengganggu car fre day. "Jaraknya seribu meter dari car-free day, jauh sekali. Kalau yang enggak punya niat gangguan, enggak akan datang, yang mau datang, ya, datang meski jauh," ujar Mardani, Sabtu, 5 Mei 2018.

    Mardani memastikan, deklarasi relawan #2019GantiPresiden tak melanggar Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. (*)

    Lihat juga: Bermodal Sofa Bekas, Anak Muda Ini Sukses Bikin Belasan Kafe



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.