Sopir Bus Transjakarta Dikeroyok 15 Orang Mabuk di Bekasi Timur

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    Ilustrasi. (Unay Sunardi)

    TEMPO.CO, Bekasi - Kejadian nahas menimpa Agus Priyo Raharjo. Sopir Bus Transjakarta 538 Royaltrans Bekasi Timur itu dikeroyok 15 orang di Bekasi Timur pada Kamis malam, 24 Mei 2018.

    "Kejadiannya di Halte Bulak Kapal Bekasi Timur," kata Kepala Humas PT Transjakarta dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, 24 Mei 2018.

    Agus menderita luka memar di bagian pipi kanan. Sedangkan Aulia Anhar, kondektur, tidak luka karena buru-buru diselamatkan oleh petugas Transjakarta di lokasi. Agus dan Aulia langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi.

    Pengeroyokan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah Bus Transjakarta yang dikendarai Agus menurunkan penumpang di Halte Superindo Bulak Kapal. Di sana, bus berputar masuk ke Terminal Bekasi. Tiba-tiba 15 orang yang diduga muncul dari Bus Mayasari Reguler B 7230 XA nomor body T525 menggedor Bus Transjakarta.

    Belum diketahui motif 15 orang tersebut.

    Mulanya, Agus dan Aulia Anhar, kondektur, tidak menanggapi aksi mereka menggedor bus dan terus melaju ke arah Halte Bulak Kapal. Sampai di halte, terjadinya pengeroyokan dan pengrusakan bus oleh 15 orang tadi.

    Massa yang diduga mabuk semakin brutal membuat karyawan Transjakarta di lokasi segera menyelamatkan Agus dan Aulia. Massa akhirnya dibubarkan oleh pria yang mengaku pengamanan Mayasari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.