Musim Kemarau, BMKG Jelaskan Perbedaan Suhu pada Pagi dan Siang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak hidung tersumbat atau flu. shutterstock.com

    Ilustrasi anak hidung tersumbat atau flu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat mewaspadai sejumlah penyakit pada musim kemarau ini. Kepala Subbidang dan Analisis Iklim BMKG Adi Ripaldi  mengatakan pada musim kemarau ini, penyakit yang perlu diwaspadai pada peralihan musim adalah flu, ISPA dan kulit kering. 

    Menurut Adi, pada musim kemarau seperti sekarang ini, udara relatif kering dan kencang di sepanjang hari. 

    "Menjelang dini hari suhu dingin sangat terasa, sementara siang hari kadang sangat panas dan tiba-tiba ada hujan meskipun bersifat lokal," kata Adi ketika dihubungi lewat pesan pendek, Senin, 9 Juli 2018.

    Baca: BMKG Sebut Aliran Monsun Australia Penyebab Suhu Dingin Indonesia 

    Perkiraan cuaca DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, menurut BMKG, cerah berawan. "Menurut prakiraan tidak ada hujan hari ini," ujar  Adi.

    Untuk pagi hari, cuaca cerah akan terjadi merata di seluruh wilayah Jakarta, Kepulauan Seribu, sementara cuaca cerah berawan akan menyelimuti wilayah Depok, Bogor, dan Tangerang.

    Baca: Viral Penyebab Suhu Dingin, Ini Pemaparan BMKG Apa Itu Aphelion

    Masuk ke siang hari, cuaca cerah berawan akan mulai terjadi di seluruh wilayah Jakarta, Kepulauan Seribu, Bogor, dan Depok. Berbeda di Tangerang, hujan lokal akan mengguyur kota tersebut di siang hari.

    Pada malam sampai dini hari, menurut ramalan cuaca BMKG, cuaca berawan akan menyelimuti seluruh daerah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.