Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap, 1.100 Pengemudi Ditilang

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian memberhentikan kendaraan berplat nomor ganjil saat sosialisasi perluasan wilayah ganjil - genap di daerah Cawang, Jakarta Timur, 26 Juli 2018. Sistem ganjil - genap berlaku setiap hari pukul 06.00-21.00. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Petugas kepolisian memberhentikan kendaraan berplat nomor ganjil saat sosialisasi perluasan wilayah ganjil - genap di daerah Cawang, Jakarta Timur, 26 Juli 2018. Sistem ganjil - genap berlaku setiap hari pukul 06.00-21.00. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, JakartaSebanyak lebih dari 1.100 pengemudi ditilang karena melanggar perluasan aturan pelat nomor ganjil genap sepanjang Rabu 1 Agustus 2018. Data tersebut dihimpun dari seluruh polisi yang bertugas lima kota Jakarta.

    Baca:
    Kurang Sosialisasi? Ini Daftar Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

    Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto menuturkan sejak pukul 06.00-14.00 saja ada 1.102 pengemudi diberikan bukti tilang. Padahal aturan pembatasan kendaraan pribadi tersebut diterapkan hingga Pukul 21.00.

    Budiyanto menuturkan lokasi yang jumlah pelanggarnya tinggi ialah di simpang Pancoran dan Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan. “Untuk sebaran wilayah dan angka pelanggarannya masih kami rekap,” tuturnya, Rabu 1 Agustus 2018.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf menjelaskan evaluasi perluasan ganjil genap akan dilakukan secara berkala untuk melihat efektivitas kebijakan ini. “Kami akan evaluasi paling cepat itu tiga hari dari sekarang, paling lama seminggu. Agar perbandingannya terlihat,” tuturnya.

    Menurut Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta  Iskandar Abubakar, masih banyaknya pengemudi yang ditilang menunjukkan sosialisasi terkait kebijakan perluasan ganjil genap itu kurang. “Koridor yang diterapkan ganjil-genap banyak, sehingga membingungkan masyarakat,” tuturnya.

    Baca juga:
    Ganjil Genap, Ahok Tantang Pemilik Mobil dengan Pelat Nomor Ganda 
    6 Perhitungan Ganjil Genap Ala Jokowi

    Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah membantah jika tidak ada sosialisasi perluasan sistem pelat nomor dengan sistem ganjil genap. “Sebenarnya uji coba kan harusnya 1-2 pekan, tapi kami lakukan sebulan penuh. Itu kan bagian dari sosialisasi,” tuturnya.

    Selain itu, dia menambahkan, Dinas telah memasang sebanyak 70 buah rambu standar penanda area ganjil genap dan 37 buah rambu pendahulu penunjuk jurusan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.