Cerita 3 Panti Pijat di Tebet Masih Beroperasi Setelah Digerebek

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas Satpol PP memeriksa bilik panti pijat saat menggelar razia di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta, 25 Januari 2016. Razia ini dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik prostitusi di wilayah tersebut. TEMPO/M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga panti pijat yang telah digerebek pemerintah DKI Jakarta masih beroperasi. Ketiga griya pijat yang berada di pinggir Jalan KH Abdullah, Tebet, itu adalah Adelin, King Spa, dan MBC. Ketiga panti pijat tersebut diduga beroperasi tanpa mengantongi izin.

"Masih buka seperti biasa pada pukul 10.00-22.00," kata salah seorang penjaga panti pijat MBC, Ahad, 12 Agustus 2018, yang enggan disebut identitasnya. Panti pijat MBC berada di RT 1 RW 1 Kelurahan Manggarai Utara, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Panti pijat itu telah satu tahun beroperasi di lokasi tersebut.

Baca: Penggerebekan 3 Griya Pijat di Tebet, Ini Hasilnya

Ketua RT 1 RW 5 Kelurahan Manggarai Selatan, Akhmad, membenarkan panti pijat tersebut telah satu tahun beroperasi di kawasannya. "Pernah minta izin. Tapi waktu itu izinnya cuma domisili bukan usaha," ujarnya.

Selama beroperasi, kata dia, warga memang tidak pernah mempermasalahkannya. Sebabnya, panti pijat tersebut berada di luar permukiman warga. Lokasi panti pijat tersebut dikelilingi tempat usaha lain. "Mungkin kalau masuk ke permukiman, warga bisa mengeluh."

Salah seorang sumber yang tidak menyebutkan namanya mengatakan panti pijat MBC mempunyai 15 terapis wanita yang berusia 20-30. Bahkan, para terapis tidak hanya melayani pijat biasa.

"Bisa diajak berhubungan intim tergantung negosisasi di dalam. Kalau hanya pijat tarifnya Rp 135 ribu per jam," ujarnya.

Simak: Bursa Wagub DKI Seusai Ditinggal Sandiaga, Mardani: Terserah Elite Partai

Namun, kata dia, setelah mendapat sorotan, pemilik meminta para terapis tidak melayani pijat plus sampai suasananya tenang. "Nanti September baru mereka boleh service full pelanggan lagi," ujarnya.

Tempo juga mendatangi Adelin Spa yang berada di RT 5 RW 2 Kelurahan Manggarai Selatan dan Kings Spa, yang berjarak sekitar 100 meter dari Stasiun Tebet. Kedua panti pijat tersebut pun masih tetap buka.

Kepala Subbagian Kepariwisataan dan Ketenagakerjaan Suku Dinas Pariwisata Jakarta Selatan Sori Matogu menyebutkan penggerebekan bersama Satpol PP terhadap griya pijat tak berizin merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali.

Hasil penggerebekan mendapati dua griya pijat, MBC dan Kings Spa, memang belum mengurus dokumen perizinannya. Griya pijat Adelin mengaku sudah berizin, tapi dokumennya tengah disimpan pemilik. “Janjinya, dokumen itu akan diantar ke Wali Kota pada Senin, 13 Agustus 2018,” kata Sori.

Baca juga: Air Kali Bekasi Hari Ini Menghitam dan Berbau Menyengat, Kenapa?

Penindakan diawali dengan razia dan pemeriksaan atas kamar-kamar di setiap griya itu. Pengecekan terhadap identitas karyawan juga dilakukan.

Selepas pemeriksaan, petugas memberi peringatan bagi pemilik tiga panti pijat itu untuk segera mengurus izin operasional usahanya. Ketiga griya terancam ditutup paksa, jika pemilik gagal memperlihatkan atau belum mengurus izinnya. 






Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

7 hari lalu

Satpol PP Rajin Patroli Lokasi Prostitusi, setelah Kekerasan Seksual Timpa Remaja Putri 13 Tahun

Pemerintah Kota Jakarta Utara meningkatkan pengawasan tempat usaha hiburan tidak berizin dengan menggelar patroli keliling di lokasi prostitusi.


Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

8 hari lalu

Riza Patria Jamin Penertiban PKL di Kota Tua tidak Gunakan Kekerasan

Pemprov DKI memindahkan PKL yang biasa berdagang di Kota Tua ke lokasi binaan di Taman Kota Intan


Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

14 hari lalu

Puluhan Bangunan Liar di Atas Lahan Irigasi di Kabupaten Bekasi Dibongkar Satpol PP

Semua lapak dan bangunan liar itu dibongkar karena berdiri di atas lahan irigasi milik Perum Jasa Tirta.


Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

18 hari lalu

Satpol PP Sisir Ranjau Paku di Matraman Setelah Laporan Warga di JAKI

Satpol PP Utan Kayu Utara menyisir ranjau paku di Jalan Ahmad Yani Matraman setelah ada laporan warga di JAKI.


Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

22 hari lalu

Satpol PP Jaga Pedestrian Kota Tua Jakarta Setelah Banyak Pengendara Motor Jatuh Terpeleset

Sejumlah personel Satpol PP berjaga-jaga di lokasi jalur pedestrian Kota Tua Jakarta setelah viral video pengendara motor jatuh terpeleset.


Hari Pamong Praja, Lengkap Ihwal Satpol PP: Tugas dan Fungsinya

25 hari lalu

Hari Pamong Praja, Lengkap Ihwal Satpol PP: Tugas dan Fungsinya

Satpol PP merupakan satuan polisi pemerintah daerah yang memelihara ketentraman, ketertiban umum, dan menegakkan peraturan daerah.


DKI Rekrut 500 Relawan Trantib Bantu Satpol PP Jaga Ketertiban

26 hari lalu

DKI Rekrut 500 Relawan Trantib Bantu Satpol PP Jaga Ketertiban

Pemprov DKI merekrut 500 relawan trantib yang membantu tugas-tugas Satpol PP menjaga ketertiban lingkungan. Dilarang menindak.


PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

28 hari lalu

PKL Dekat Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Direlokasi Pemkot Jakbar, untuk Lokasi Wisata Religi

Kepala Satpol PP Cengkareng sebut lapak PKL dekat Masjid Raya Hasyim Asy'ari dibongkar karena berada di atas lahan pemerintah.


Kasus Perusakan Portal Restoran, Kapolres Metro Tangerang Siap Hadapi Praperadilan Padi Padi Picnic

31 hari lalu

Kasus Perusakan Portal Restoran, Kapolres Metro Tangerang Siap Hadapi Praperadilan Padi Padi Picnic

Kapolres Metro Tangerang menyatakan siap menghadapi praperadilan Padi Padi Picnic dalam kasus perusakan portal di restoran itu.


Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Sebut Camat Pakuhaji Tangerang Diduga Dikendalikan Mafia Tanah

32 hari lalu

Kuasa Hukum Padi Padi Picnic Sebut Camat Pakuhaji Tangerang Diduga Dikendalikan Mafia Tanah

Camat Pakuhaji Asmawi membantah tudingan kuasa hukum Padi Padi Picnic bahwa dia dikendalikan oleh mafia tanah.