Senin, 10 Desember 2018

Komaruddin Hidayat: Rumah Cimanggis Depok Jadi Bagian Kampus UIII

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejarawan Ratu Farah Diba (kanan) menjelaskan kepada mahasiswa saat meninjau bangunan bersejarah

    Sejarawan Ratu Farah Diba (kanan) menjelaskan kepada mahasiswa saat meninjau bangunan bersejarah "Rumah Cimanggis" di Depok, 28 Januari 2018. Rumah peninggalan Belanda ini terancam tergusur. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso/kye/18

    TEMPO.CO, Bandung - Ketua Harian Komite Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Komaruddin Hidayat mengatakan Rumah Cimanggis di Kota Depok dipastikan tidak akan dirobohkan.

    Baca juga: Wali Kota Depok Tetapkan Rumah Cimanggis Sebagai Cagar Budaya

    “Kita akan restorasi. Itu bagian dari warisan budaya. Kita akan membantu agar ditetapkan sebagai cagar budaya. Bahkan ini akan menjadi daya tarik orang berkunjung ke situ,” kata Komaruddin Hidayat selepas bertemu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Selasa, 9 Oktober 2018.

    Menurut Komaruddin, disain kampus UIII tersebut akan menjadikan Rumah Cimanggis sebagai bagian dari kampus. “Yang penting itu tidak dirobohkan,” kata Komarudin. Pembangunan fisik kampus UIII, ujar Komaruddin, masih menunggu tuntasnya pembebasan lahan.

    Kampus UIII akan dibangun di eks kompleks RRI di Cimanggis Depok di atas lahan seluas 143 hektare. “Sebagian masih dihuni penghuni liar, “ kata Komaruddin.

    Komaruddin Hidayat mengatakan, pemerintah menugaskan Pemerintah Jawa Barat dan Depok untuk membentuk tim terpadu membantu penertiban lahan untuk membangun kampus tersebut.

    Salah satu tugas tim tersebut mengidentifikasi warga yang berhak menerima uang kerohiman sebagai kompensasinya meninggalkan lahan yang ditempatinya.

    “Kalau toh nanti mau ngasih (uang) kerohiman, nanti dihitung sudah berapa lama di situ, usahanya apa, dan yang layak peraturan berapa jumlahnya. Itu tugas mendesak yang harus dilakukan. Setelah itu negosiasi. Beres. Pembangunan jalan,” kata Komaruddin.

    Baca juga: Kenapa Ornamen Rumah Cimanggis yang Dicuri Diserahkan ke Banten ?

    Menurut Komaruddin Hidayat, data sementara ada 700 keluarga yang menghuni lahan tersebut. Dia mengaku belum tahu berapa rupiah uang kerohiman yang dibutuhkan untuk warga terdampak proyek kampus UIII yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional tersebut. “Belum tahu. Tergantung Tim ini akan melakukan apraisal, perhitungan,” kata Komaruddin.

    Komaruddin  Hidayat mengatakan, master plan serta DED kampus UIII tersebut sudah tuntas. Lelang pembangunan tahap pertama kampus juga sudah beres.

    “Oktober ini sudah mulai bergerak. Kemudian, pembukaan kampus diharapkan akhir tahun depan sudah mulai,” kata Komaruddin Hidayat. Sedangkan  target pembebasan lahan kampus di dekat Rumah Cimanggis diharapkan tuntas pada akhir 2018. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.