Dinas LH: DKI Tetap Butuh Bantargebang Meski ITF Sunter Dibangun

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meresmikan pencanangan Fasilitas Pengolahan Sampah dalam Kota (ITF) di Sunter, Jakarta Utara, Minggu, 20 Mei 2018. TEMPO/Syafiul Hadi

TEMPO.CO, Jakarta –  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Adji menjelaskan DKI Jakarta tetap akan membutuhkan TPST Bantargebang meskipun unit pengolahan sampah atau   Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara selesai dibangun.

“ITF Sunter diprediksi dapat mengelola 2.200 ton sampah per hari, Tapi saat ini saja DKI udah 7.000 ton lebih,” ujar Isnawa di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 22 Oktober 2018.

Baca juga: Skema Investasi Sampah Bantargebang Selesai Dua Pekan Lagi

Isnawa mengatakan, ITF Sunter menghasilkan 10 persen residu dari sampah yang dikelola dan perlu dibuang  ke Bantargebang. Jadi misalnya ITF Sunter mengolah 2.000 ton sampah, maka 200 ton residu yang harus dibuang ke TPST Bantargebang.

Terlebih, kata Isnawa, dua tahun ke depan kuantitas sampah Jakarta akan semakin meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang meningkat. Ia memprediksi jumlahnya bisa mencapai 8.500 atau 9.000 ton.

“Jadi ini hanya mengurangi peran Bantargebang,” kata dia.

Isnawa mengatakan saat ini analisis mengenai dampak lingungan (amdal) ITF Sunter sedang disiapkan. Rencananya pada  Desember 2018, groundbreaking ITF Sunter akan dilaksanakan. Ia menjelaskan pembangunan ITF akan memakan waktu sekitar 18 – 24 bulan.

Saat sudah jadi nanti, Isnawa mengatakan ITF Sunter bisa mengelola 2.200 ton sampah dan menghasilkan listrik 35 megawatt.

Simak juga: Anies Targetkan ITF Sunter Kelola 2 Ribu Ton Sampah Per Hari

“Dinas LH ada rapat pembahasan terus, pendampingan, terkait dengan kementerian terkait.  Dan sepertinya kota-kota lain di luar Jakarta, bahasanya dalam tanda kutip, menunggu Jakarta (bangun ITF),” kata Isnawa.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta juga menginginkan ITF Sunter segera dibangun. Ia berharap dengan dibangunnya pengelolaan sampah mandiri itu, Jakarta tak perlu lagi terlalu tergantung dengan Bantargebang.






DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

2 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

4 jam lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, Menikmati Wajah Baru Jakarta dengan Jalur Pedestrian yang Lebar

Pemprov DKI Jakarta menggelar kegiatan walking tour menikmati wisata urban di Ibu Kota. Didukung jalur pedestrian yang lebar.


DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

4 jam lalu

DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

DKI melakukan gerebek lumpur di sejumlah kali di Jakarta. Di Long Storage Agro Wisata Cilangkap akan dilaksanakan hingga akhir tahun.


DKI Tak Bisa Sesukanya Manfaatkan Pulau G, Harus Ada Kesepakatan dengan Pengembang

7 jam lalu

DKI Tak Bisa Sesukanya Manfaatkan Pulau G, Harus Ada Kesepakatan dengan Pengembang

Pemprov DKI harus mempunyai perjanjian kerja sama dengan pengembang Pulau G bila ingin memanfaatkan pulau reklamasi itu.


Soni Sumarsono: Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Berperan Kawal Pemilu dan Pilpres

10 jam lalu

Soni Sumarsono: Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Berperan Kawal Pemilu dan Pilpres

Soni Sumarsono mengungkapkan sejumlah peran penting penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan.


Ryaas Rasyid: 3 Calon Penjabat Gubernur DKI Terbaik, Presiden Bisa Pilih dengan Tutup Mata

11 jam lalu

Ryaas Rasyid: 3 Calon Penjabat Gubernur DKI Terbaik, Presiden Bisa Pilih dengan Tutup Mata

Pakar otonomi daerah Ryaas Rasyid menyebut DKI berhasil menampilkan 3 calon penjabat Gubernur DKI yang terbaik.


Pemprov DKI Tak Bisa Sepihak Manfaatkan Pulau G, Harus Bekerja Sama dengan Swasta

21 jam lalu

Pemprov DKI Tak Bisa Sepihak Manfaatkan Pulau G, Harus Bekerja Sama dengan Swasta

Pemprov DKI tak bisa secara sepihak menentukan pemanfaatan pulau reklamasi Pulau G. Harus ada perjanjian kerja sama dengan swasta.


Hujan Petir dan Angin Kencang Diprediksi Terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Hari Ini

1 hari lalu

Hujan Petir dan Angin Kencang Diprediksi Terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Hari Ini

BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir disertai angin kencang di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hari ini.


Anies Baswedan Bertemu Murad Ismail, DKI Jakarta Datangkan Beras dan Ikan dari Maluku

1 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Murad Ismail, DKI Jakarta Datangkan Beras dan Ikan dari Maluku

Anies Baswedan mengharapkan kerja sama aktif Bank DKI dan Bank Maluku/ Maluku Utara dapat meningkatkan kesejahteraan warga di kedua daerah.


Kepala Dinas Tata Ruang DKI Sebut Pulau G Belum Ditetapkan Jadi Permukiman

1 hari lalu

Kepala Dinas Tata Ruang DKI Sebut Pulau G Belum Ditetapkan Jadi Permukiman

Kepala Dinas Tata Ruang DKI memastikan pulau reklamasi, Pulau G masih dalam zona ambang, belum ditetapkan sebagai kawasan permukiman.