Kasus Ratna Sarumpaet, Pengacara Saksi Sebut Polisi Tendensius

Editor

Suseno

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal diperiksa kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Jumat, 26 Oktober 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi memeriksa tiga saksi terkait berita bohong tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet. Pemeriksaan berlangsung di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Jumat, 26 Oktober 2018. Tiga saksi itu adalah Dahnil Anzar Simanjuntak, Nanik S. Deyang, dan Said Iqbal.

Baca: Kasus Ratna Sarumpaet, Dahnil Anzar: Seolah-olah Kami Tersangka

Dahnil adalah juru bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Sedangkan Nanik menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional  Prabowo-Sandiaga. Sementara Said Iqbal adalah Ketua Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang menjadi pendukung pasangan itu.

Dalam pemeriksaan, tiga saksi itu didampingi oleh pengacara Hendarsam Marantoko. Seusai pemeriksaan Hendarsam menyatakan kecewa terhadap sikap polisi dalam menyikapi kasus ini.  "Pertanyaan-pertanyaan (penyidik) tendensius,” kata Hendarsam. “Dari sudut pandang kami, pertanyaan kepada saksi seolah-olah seperti tersangka."

Hendarsam tak menjelaskan bentuk pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada kliennya. Dia hanya menyebut pertanyaan itu tidak tepat diajukan kepada saksi. Karena itu ia meminta polisi bersikap objektif dan hati-hati menangani perkara Ratna.

Polisi menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka terkait berita bohong tentang penganiayaannya. Perempuan aktivis itu sebelumnya mengaku dianiaya orang tak dikenal di Bandung. Prabowo dan sejumlah pendukungnya memberikan pernyataan terbuka atas penganiayaan Ratna dan menuntut polisi mengusut tuntas kasus ini.

Baca:Polisi Selidiki Rekening Ratna Sarumpaet untuk Tragedi Danau Toba

Belakangan polisi menemukan bukti bahwa penganiayaan itu tidak pernah terjadi. Wajah Ratna Sarumpaet yang babak belur bukan karena kekerasan fisik melainkan efek dari operasi plastik. Polisi menjerat Ratna menggunakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.






Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

10 jam lalu

Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

Muhaimin Iskandar menyatakan telah sepakat dengan Prabowo Subianto untuk terus memperbesar koalisi mereka dengan merekrut partai lainnya.


Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

10 jam lalu

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar menyambangi pondok pesantren Api Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat malam kemarin.


Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

2 hari lalu

Pendukung Anies Baswedan Kritik Langkah Presiden Jokowi Dukung Prabowo Subianto

Pendukung Anies Baswedan menilai langkah Presiden Jokowi mendukung Prabowo Subianto tidak layak.


Prabowo Subianto Bertemu Dudung Abdurachman, Bicara Perintah Jokowi Bangun Pertahanan Teritorial

6 hari lalu

Prabowo Subianto Bertemu Dudung Abdurachman, Bicara Perintah Jokowi Bangun Pertahanan Teritorial

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman untuk membahas


SMRC Sebut Penerimaan Publik Terhadap Puan Maharani Semakin Rendah

8 hari lalu

SMRC Sebut Penerimaan Publik Terhadap Puan Maharani Semakin Rendah

SMRC menyatakan PDIP akan menghadapi tantangan besar untuk memenangkan Puan Maharani di Pilpres 2024.


Anies Baswedan Nyatakan Siap Mencalonkan Diri sebagai Presiden

9 hari lalu

Anies Baswedan Nyatakan Siap Mencalonkan Diri sebagai Presiden

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan siap mencalonkan diri sebagai presiden asal ada partai politik yang mengusungnya


Hari Kedua di Maluku, Jokowi Bagikan Bansos dan Temui Peternak Kerbau

9 hari lalu

Hari Kedua di Maluku, Jokowi Bagikan Bansos dan Temui Peternak Kerbau

Kunjungan Presiden Jokowi dan rombongan di Maluku di antaranya untuk memberikan bansos kepada para penerima manfaat dan menemui peternak kerbau.


Istana Ungkap Alasan Jokowi Ajak Prabowo Keliling Maluku

9 hari lalu

Istana Ungkap Alasan Jokowi Ajak Prabowo Keliling Maluku

Presiden Jokowi mengajak Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Maluku.


Presiden Jokowi Keluarkan Instruksi Agar Pejabat Pakai Kendaraan Listrik

10 hari lalu

Presiden Jokowi Keluarkan Instruksi Agar Pejabat Pakai Kendaraan Listrik

Presiden Jokowi telah meneken Inpres soal percepatan penggunaan kendaraan listrik di kalangan pejabat pemerintahan baik pusat maupun daerah.


Soal Capres dari KKIR Jika PDIP Bergabung, Muhaimin Iskandar: Tergantung Saya dan Pak Prabowo

10 hari lalu

Soal Capres dari KKIR Jika PDIP Bergabung, Muhaimin Iskandar: Tergantung Saya dan Pak Prabowo

Muhaimin Iskandar menyatakan dirinya dan Prabowo Subianto akan tetap menjadi penentu siapa calon presiden yang akan mereka usung.