AJI Jakarta Kecam Intimidasi Terhadap Jurnalis Detikcom

Peserta aksi 211 berunjuk rasa memprotes pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat, 2 November 2018. Aksi kali ini awalnya akan digelar di depan Istana Negara, tapi mendapat penghadangan dari polisi sehingga dipindahkan ke Patung Kuda. ANTARA/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta –  Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Asnil Bambani Amri, mengecam pengusiran dan intimidasi terhadap jurnalis Detikcom yang sedang menjalankan tugasnya oleh sekelompok massa Aksi 211, Jumat 2 November 2011.  Menurut Asnil, intimidasi terhadap jurnalis seperti itu telah mengancam kebebasan pers.

Baca juga: Ketua AJI: Yang Bilang Indonesialeaks Hoax adalah Fanatik

“AJI Jakarta juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa menghalangi aktivitas jurnalistik dapat dijerat pidana, pasal 18 Undang-Undang Pers tahun 1999 dengan ancaman penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta," kata Asnil dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Minggu 4 November 2018.

Asnil mengisahkan intimidasi terhadap jurnalis itu berawal saat wartawan Detikcom tengah memfoto sampah yang berserakan di lokasi Aksi 211, tepatnya di sekitar Patung Kuda, Monas, Jakarta.

Ia menuturkan peserta aksi yang melihat aktivitas jurnalis itu kemudian mempertanyakan untuk apa memfoto sampah. Peserta lainnya, kata dia, juga meminta jurnalis tersebut untuk menghapus foto sampah yang telah ia ambil.

"Di bawah tekanan, akhirnya foto tersebut dihapus," ujar Asnil.

Asnil juga menuturkan ada peserta aksi yang menanyakan apakah jurnalis tersebut bagian dari ‘cebong’,  sebutan untuk pendukung Jokowi. Jurnalis telah menjawab "bukan" dengan tegas namun tetap diinterogasi di bawah tekanan.

Ia berujar kasus intimidasi tersebut telah viral di media sosial sepeeri YouTube, Instagram, Facebook, dan pesan berantai WhatsApp.  Ia juga mengatakan akun Instagran bernama @jasmevisback mengunggah data pribadi dari KTP dan kartu pers milik jurnalis tersebut.

"Bahkan di akun Facebook Tryas Ramandest juga mengunggah foto KTP dan kartu pers milik jurnalis dengan menuliskan pesan bernada kekerasan," ucap Asnil.

Dalam negara demokrasi, kata Asnil, jurnalis dilindungi UU Pers saat bekerja. Mulai dari mencari bahan berita, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, hingga menyampaikan informasi yang didapat kepada publik.

Simak juga: Ulang Tahun ke-24, AJI Usung Independensi Media di Tahun Politik

"Bila jurnalis diintimidasi dan dihalang-halangi saat liputan, hak masyarakat untuk memperoleh berita yang benar dan akurat terhambat. Bila ada masalah dengan pemberitaan disediakan mekanisme yang beradab berupa hak jawab, koreksi, dan pengaduan ke Dewan Pers," tuturnya.

Selain itu, Asnil mengatakan AJI Jakarta mendorong Kepolisian untuk mengambil tindakan hukum agar dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat ke depannya. Sebab jika tidak, ujar dia, pers yang menjadi pilar keempat demokrasi akan menjadi taruhannya.






Pengusaha Kamerun Ditangkap dalam Kasus Pembunuhan Jurnalis

1 hari lalu

Pengusaha Kamerun Ditangkap dalam Kasus Pembunuhan Jurnalis

Seorang pengusaha di Kamerun ditangkap karena diduga terlibat pembunuhan jurnalis ternama Martinez Zogo


Jurnalis Rusia Dihukum Delapan Tahun karena "Berita Palsu"

7 hari lalu

Jurnalis Rusia Dihukum Delapan Tahun karena "Berita Palsu"

Jika kembali ke Rusia, jurnalis tersebut akan menjalani hukuman penjara di koloni tahanan.


Kasus Teror Bom Rumah Jurnalis Senior Papua Victor Mambor, Polresta Jayapura Lakukan Olah TKP

14 hari lalu

Kasus Teror Bom Rumah Jurnalis Senior Papua Victor Mambor, Polresta Jayapura Lakukan Olah TKP

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif teror bom terhadap jurnalis senior Papua Victor Mambor.


AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Intimidasi dan Ancaman Hercules kepada Jurnalis di KPK

15 hari lalu

AJI Jakarta dan LBH Pers Kecam Intimidasi dan Ancaman Hercules kepada Jurnalis di KPK

AJI Jakarta dan LBH Pers membuka posko pengaduan atas dugaan intimidasi dan ancaman Hercules terhadap para jurnalis di KPK.


Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

15 hari lalu

Rumah Victor Mambor Diteror Bom, AJI Jayapura Minta Jurnalis Papua Tak Gentar Suarakan Kebenaran

Jurnalis senior Victor Mambor melaporkan peristiwa teror ledakan di samping rumahnya ke Polresta Jayapura, Papua. Polisi tengah menyelidiki kasus ini.


Jurnalis Senior Papua Victor Mambor Kembali Diteror Ledakan

16 hari lalu

Jurnalis Senior Papua Victor Mambor Kembali Diteror Ledakan

Ketua AJI Jayapura Lucky Ireeuw mengungkap dugaan intimidasi yang kembali menimpa jurnalis senior Victor Mambor melalui aksi teror ledakan bom.


5 Hari Diculik, Jurnalis Kamerun Ditemukan Tewas Dimutilasi

16 hari lalu

5 Hari Diculik, Jurnalis Kamerun Ditemukan Tewas Dimutilasi

Martinez Zogo, direktur stasiun radio swasta Kamerun, Amplitude FM, diculik ketika dia mencoba memasuki kantor polisi untuk melarikan diri


Filipina Bebaskan Jurnalis Maria Ressa dalam Kasus Pajak

21 hari lalu

Filipina Bebaskan Jurnalis Maria Ressa dalam Kasus Pajak

Peraih Nobel Perdamaian asal Filipina Maria Ressa dan situs beritanya Rappler dibebaskan oleh pengadilan atas dakwaan penggelapan pajak.


Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

25 hari lalu

Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

Dua orang mengaku wartawan memeras seorang kepala desa dan mengancam akan memberitakan hal buruk tentangnya


Unggah Rekaman Presiden Ngompol, 6 Jurnalis Sudan Selatan Ditahan

31 hari lalu

Unggah Rekaman Presiden Ngompol, 6 Jurnalis Sudan Selatan Ditahan

Pejabat pemerintah Sudan Selatan berulang kali membantah desas-desus yang beredar di media sosial bahwa Presiden Salva Kiir tidak sehat