Selasa, 17 September 2019

Polisi Sebut Zul Zivilia Pengedar Narkoba, Apa Perannya?

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Zulkifli alias Zul Zivilia, vokalis band Zivilia (kanan) dihadirkan dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba di Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019. Zul Zivilia ditangkap di Apartemen Gading River View City Home, bersama tiga rekannya dengan barang bukti sabu seberat 9,5 Kg dan ekstasi 24.000 butir. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktoral Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap peran vokalis band Zivilia, Zulkifli alias Zul Zivilia sebagai pengedar narkoba. Dalam sindikat narkoba, Zul berperan mulai dari menerima hingga mengedarkan barang bukti.

    Baca: Polisi Sebut Zul Zivilia Terlibat Jaringan Narkoba

    "Dia bagian dari jaringan sebagai pengedar, yang terima barang," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Gatot Eddy di kantornya, Jumat 8 Maret 2019.

    Gatot mengatakan sebagai pengedar narkoba Zul Zivilia juga yang membungkus sabu dan pil ektasi dalam kemasan. Setelah itu Zul juga berperan dalam menyebarkan narkoba tersebut ke pengecer untuk di jual.

    Zul sudah tergabung dengan jaringan narkotika sejak 2018. Kepada penyidik, Zul mengaku sudah dua kali mengedarkan sabu dan pil ektasi tersebut.

    Pada saat penangkapan Zul Zivilia, polisi menyita 24.000 butir pil ekstasi dan 9.54 kilogram sabu.

    Dalam pengembangan kasus ini, Gatot menemukan 50,6 kilogram sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi di sejumlah lokasi di Jakarta dan Sumatera Selatan. Polisi menetapkan Zul dan delapan orang lain sebagai tersangka.

    Menurut Gatot, jaringan ini bergerak secara sistem tertutup, antara bandar dan pengedar tidak saling mengenal. Kata dia, jaringan ini bergerak di sejumlah daerah seperti Jakarta, Jawa Timur hingga Sumatera Selatan hingga Lampung.

    "Jadi sistem mereka tertutup, tidak saling kenal yang diatur oleh aktor di atasnya," ujarnya.

    Baca: Bukti Narkoba Zul Zivilia 9 Kilogram Sabu dan 24 Ribu Ekstasi

    Gatot menambahkan hingga saat pihaknya masih memburu bandar dan aktor di balik jaringan Zul Zivilia tersebut. Termasuk juga asal obat terlarang yang disebarkan kelompok pengedar narkoba tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.