Taksi Online Penuh Penumpang Tertabrak KRL, 4 Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan mobil. youtube.com

    Ilustrasi kecelakaan mobil. youtube.com

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Taksi online jenis city car bermuatan penuh penumpang tertabrak rangkaian kereta listrik (KRL) di Kampung Kandang, Desa Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Sabtu siang. Kendaraan jenis Kia Picanto yang digunakan sebagai unit taksi itu mengangkut tujuh penumpang ketika kecelakaan terjadi.

    Baca juga:
    Kebakaran Lagi di Kampung Bandan, Satu Petugas Sesak Nafas

    Akibatnya, empat orang tewas. Sisanya dilarikan ke dua rumah sakit karena luka-lukanya. "Yang tertabrak itu taksi online jenis mobil Kia Picanto nomor Polisi B 1852 NKH merah," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho dalam keterangan tertulis yang dibagikannya, Sabtu malam 11 Mei 2019.

    Alex menyebut, lokasi kecelakaan adalah perlintasan kereta tanpa palang. Adapun tujuh penumpang menumpang taksi yang dipesan online itu untuk perjalanan ke pusat belanja ITC Serpong. 

    "Saat melintas di TKP pada Pukul 13.00 wib, mobil yang dikendarai driver taksi online dan rombongan korban tertabrak dan terseret Kereta Api jurusan Maja -Tanah Abang sejauh lebih kurang 100 meter."

    Baca juga:
    Tengku Zulkarnain Balik Curigai Penolakan Dirinya di Masjid SMA 70

    Korban tewas terdata: Anis Amalia (25), Nadia (7), Adinda Putri Anisa (4), dan Patia (5 bulan). Sedang mereka yang kini dalam perawatan intensif di rumah sakit terdiri dari Yana (49), Veni (13), Maya (17), serta sopir taksi online Darmawan Susanto (43).

    "Untuk korban yang meninggal dunia sudah di bawa ke rumah duka, sedangkan korban luka- luka saat ini sedang di rawat intensif dirumah sakit Hermina dan rumah sakit Medika BSD," kata Alex. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?