Polisi: Banyak Video dari Luar Jakarta Digunakan Sebagai Hoax

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Informasi tentang geng motor yang merekrut anggota baru dengan cara membegal para pengendara motor beredar di Facebook (kiri) dan WhatsApp (kanan).

    Informasi tentang geng motor yang merekrut anggota baru dengan cara membegal para pengendara motor beredar di Facebook (kiri) dan WhatsApp (kanan).

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi menyebut banyak video peristiwa dari luar Jakarta digunakan sebagai disinformasi alias hoax. Video-video itu diviralkan di media sosial atau grup-grup percakapan bahwa sedang terjadi di Jakarta. 

    Baca:
    4 Jam Susuri Jalur Rawan Geng Motor di Jakarta, Hasilnya ...

    "Video yang berasal dari luar Jakarta tersebut dinarasikan seolah-olah terjadi di Jakarta untuk mengesankan Jakarta tidak aman," kata Hengki, Kamis 16 Mei 2019.

    Ia mengatakan hal serupa juga pernah terjadi di Jakarta Barat. Oleh karena itu, Hengki mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang viral di media sosial.

    "Masyarakat harus waspda dan bijak dalam menerima informasi di medsos," katanya menuturkan.

    Baca: 
    Viral Pesan Berantai Pembacokan Ojek Online di BSD, Polisi: Hoax

    Hengki juga menyebut sebagian besar video hoax yang viral di media sosial adalah video lama yang didaur ulang. Peristiwanya bahkan sudah terjadi jauh sebelumnya. 

    Hengki menguatkan apa yang sebelumnya disampaikan juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono. Argo mencontohkan video hoax terkait kericuhan di Makassar--dan telah ditangani--yang dinarasikan terjadi di kawasan Monas.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.