Daftar Pemilihan Wali Kota Tangsel, Adik Dinasihati Airin Begini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan anak pertamanya TB Ghifari Wardhana ikut Pemilu di TPS 28 cluster Narada, Alam Sutera, Rabu 17 April 2019. Tempo/Muhammad Kurnianto.

    Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan anak pertamanya TB Ghifari Wardhana ikut Pemilu di TPS 28 cluster Narada, Alam Sutera, Rabu 17 April 2019. Tempo/Muhammad Kurnianto.

    Tangerang Selatan - Aldrin Ramadian, adik Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, mengungkap keseriusannya maju dalam Pemilihan Wali Kota Tangsel 2020-2025. Dia menyerahkan formulir dan persyaratan pendaftaran kepada PDIP, Selasa malam 17 September 2019.

    "Saya datang dari Bandung ke sini untuk mengembalikan formulir dan persyaratan yang diminta oleh partai," kata Aldrin saat ditemui di kantor DPC PDIP Kota Tangerang Selatan.

    Aldrin mengaku mendaftar dengan terlebih dulu mengantongi izin dari Airin dan orang tua mereka. Dia mengungkapkan mendapat nasihat untuk serius. "Pokoknya melangkah jangan karena orang lain, harus karena Allah saja," ujarnya.

    Dalam pemerintahan kakaknya saat ini, Aldrin yang berprofesi sebagai dosen 'kebagian' jabatan sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tangerang Selatan. Dia mengaku mendaftar Pemilihan Wali Kota sebagai warga Tangerang Selatan yang ingin membawa kota itu menjadi lebih baik lagi. 

    "Yang pasti partisipasi masyarakat lebih ditingkatkan lagi. Ingin meningkatkan Sumber Daya Manusia, bahwa Tangsel ini SDM lebih maju lagi," kata dia.

    Selain mendaftar lewat PDIP, Aldrin membuka peluang lewat partai lain. Adapun di partai banteng itu dia tidak sendiri yang sudah mendaftar. Beberapa yang lain di antaranya adalah Siti Nur Azizah, putri dari wapres terpilih Ma'ruf Amin, dan pegiat ICW Ade Irawan.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?