Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Polres Metro Bekasi Selidiki Kasus Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina

image-gnews
Aloysius Bernanda Gunawan, korban penipuan beasiswa di Filipina yang melaporkan Bambang Tri Cahyono ke Polres Metro Bekasi Kota. Sumber: Dokumentasi pribadi
Aloysius Bernanda Gunawan, korban penipuan beasiswa di Filipina yang melaporkan Bambang Tri Cahyono ke Polres Metro Bekasi Kota. Sumber: Dokumentasi pribadi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polres Metro Bekasi menelusuri kasus dugaan penipuan beasiswa S3 ke Filipina yang diduga dilakukan oleh Bambang Tri Cahyono. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Firdaus mengatakan Bambang sebagai terlapor sudah diperiksa satu kali. “Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 14 Mei 2024.

Langkah yang sudah dilakukan kepolisian di antaranya meminta keterangan terhadap para saksi dan menghimpun bukti-bukti kasus penipuan atau penggelapan. Selain itu, kata Firdaus, kepolisian juga sedang berupaya meminta keterangan kepada Senior Vice President for Academic Affairs Philippines Women’s University Felina C. Young.

Felina berkomunikasi dengan Bambang untuk keperluan beasiswa parsial calon mahasiswa S3 di Philippines Women’s University. Menurut Firdaus, Bambang sebagai agen resmi di Indonesia yang menawarkan beasiswa di kampus tersebut.

Namun, Felina belum kooperatif saat dimintai keterangan oleh Polri perihal persoalan itu. “Kami sudah minta bantuan atase Polri di Filipina untuk menjembatani komunikasi dengan pihak Philippines Women’s University,” kata Firdaus.

Dalam kasus ini, Aloysius Bernanda Gunawan menjadi korban penipuan sebesar Rp 30 juta untuk mengikuti program beasiswa itu. Bambang Tri Cahyono diduga tidak bisa menindaklanjuti mengurus beasiswa lantara uang yang dia tampung sudah tidak ada.

Aloysius mentransfer uang Rp 30 juta ke PT PSI yang diduga turut dikelola Bambang untuk ikut serta dalam program beasiswa. Karena kerugian itu, dia pun melaporkan Bambang ke polisi pada 8 April 2024.

Muhammad Firdaus mengungkapkan, Bambang tidak bisa mengembalikan uang para korban lantaran sudah digunakan untuk kebutuhan pribadi. Salah satunya untuk trading di bursa komoditas berjangka. “Trading kripto atau bukan, nanti saya tanya penyidik,” tutur dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut dia, kasus ini juga tidak menutup kemungkinan naik ke tahap penyidikan. Karena sebelumnya sudah ditemukan sejumlah fakta berdasarkan saksi, terlapor, dan lain-lain.

Aloysius Bernanda memutuskan ikut dalam program karena awalnya tahu dari iklan di media sosial TikTok dan Facebook. Dia awalnya cukup skeptis dengan penawaran tersebut, namun tetap ikut setelah berkali-kali diyakinkan oleh Bambang dan karyawan PT PSI inisial YH.

Para korban dan Bambang masuk ke dalam sebuah grup WhatsApp untuk koordinasi. Aloysius beserta yang lain masuk sebagai angkatan V program beasiswa ini.

“Karena angkatan I sampai III berjalan lancar, maka kami tidak curiga,” katanya saat dihubungi terpisah. Tempo telah berupaya menghubungi Bambang melalui WhatsApp, namun dia tidak kunjung merespons. Pengacara dia bernama Suhendar juga belum bisa memberikan tanggapan.

Pilihan Editor: Cerita Korban Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Lapor Polisi, Alami Kerugian Rp 30 Juta

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Marak Aksi Pemalsuan, Begini 3 Cara Cek Keaslian Sertifikat Tanah

2 jam lalu

Ilustrasi sertifikat tanah. Istimewa
Marak Aksi Pemalsuan, Begini 3 Cara Cek Keaslian Sertifikat Tanah

Memastikan keaslian sertifikat tanah adalah langkah krusial untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.


Cara Lansia Dapatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api dari PT KAI

3 jam lalu

Calon penumpang antri mencetak tiket di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2024. Jelang Libur Idul Adha 1445 Hijriyah dan pada Periode Libur Panjang Akhir Pekan, Sekitar 165 Ribu Tiket KA dari Daop 1 Jakarta Sudah Dipesan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengoperasikan 8 KA Tambahan di bulan Juni 2024 untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan pada libur Hari Raya Idul Adha. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Cara Lansia Dapatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api dari PT KAI

PT KAI berikan tarif reduksi atau potongan harga tiket kereta api untuk lansia. Perhatikan 15 tahapannya.


Total Jumlah Capim KPK 318 Orang: Sudirman Said dan 4 Eks Pegawai KPK, Siapa dari Polri dan Kejaksaan Agung?

3 jam lalu

Ilustrasi KPK. ANTARA
Total Jumlah Capim KPK 318 Orang: Sudirman Said dan 4 Eks Pegawai KPK, Siapa dari Polri dan Kejaksaan Agung?

Pendaftar untuk Capim KPK mencapai 318 orang dan calon Dewas KPK sebanyak 207 orang. Siapa saja mereka selain Sudirman Said?


Kerja Sama dengan 162 Kampus, Baznas Luncurkan Program Beasiswa 2024

15 jam lalu

Menteri Agama RI, KH. Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad, Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI berfoto bersama saat peLuncurkan Program Beasiswa Dalam Negeri dan Mahad Aly 2024 yang bekerja sama dengan 162 kampus di Indonesia di Gedung Kemenag RI, Jakarta, Selasa,23 Juli 2024.
Kerja Sama dengan 162 Kampus, Baznas Luncurkan Program Beasiswa 2024

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI secara resmi meluncurkan Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Dalam Negeri dan Mahad Aly 2024


Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

17 jam lalu

Kapolres Nduga, AKBP V. J. Parapaga mengatakan situasi di Kabupaten Nduga, Papua kembali aman pasca konflik antar kelompok. Tim keamanan tetap melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan sejak Minggu, 18 Februari 2024. Foto: Humas Polda Papua
Presiden Jokowi Didesak Tarik Pasukan TNI-Polri Non-Organik di Papua

Koalisi masyarakat sipil mendesak Presiden Jokowi menarik seluruh pasukan TNI-Polri non-organik di Papua. Pendekatan keamanan dinilai tak efektif.


Ditsiber Polri Bongkar Eksploitasi Seksual Anak Lewat Grup Telegram Premium Place

18 jam lalu

Polri ungkap kasus eksploitasi seksual lewat telegram yang melibatkan anak dibawah umur, Selasa, 23 Juli 2024. TEMPO/Jihan Riatiyanti
Ditsiber Polri Bongkar Eksploitasi Seksual Anak Lewat Grup Telegram Premium Place

Dari total 1.962 orang yang dijajakan di grup telegram itu, Polri baru mengidentifikasi 19 orang yang masuk katagori di bawah umur.


Puluhan Biduan Depok Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Rp3,5 Miliar

1 hari lalu

Puluhan biduan bersama kuasa hukumnya, Rudi Samin melaporkan dugaan arisan bodong ke Polres Metro Depok, Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin, 22 Juli 2024. Foto : Istimewa
Puluhan Biduan Depok Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Rp3,5 Miliar

Korban dugaan penipuan arisan bodong di Depok sekitar 70 orang dengan nilai setoran bervariasi mulai dari Rp8 juta hingga Rp500 juta.


Investasi Fiktif Menyeret Anak Polisi di Bogor, Kasat Reskrim Ungkap Kasusnya Naik ke Penyidikan

1 hari lalu

Kasat Reskrim bersama Kepala Polresta Bocor, memberikan keterangan atas beberapa kasus yang dirilis di Mapolres Kota Bogor Jl. Kapt. Muslihat, Kota Bogor. Senin, 22 Juli 2024. TEMPO/M.A MURTADHO
Investasi Fiktif Menyeret Anak Polisi di Bogor, Kasat Reskrim Ungkap Kasusnya Naik ke Penyidikan

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban, ujar Luthfi, ternyata memang tidak ada proyek yang dijanjikan alias investasi fiktif.


Anak Perwira Polisi di Bogor Diduga Tipu Puluhan Orang, Kerugian Ditaksir Rp7 Miliar

3 hari lalu

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menunjukkan barang bukti pencurian pikap dalam konferensi pers, Jumat, 22 Maret 2024. Foto: ANTARA/Shabrina Zakaria
Anak Perwira Polisi di Bogor Diduga Tipu Puluhan Orang, Kerugian Ditaksir Rp7 Miliar

Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso membenarkan kantornya menerima laporan dugaan penipuan yang dilakukan anak perwira polisi


Ketahui Syarat Khusus Pendaftaran Beasiswa LPDP

4 hari lalu

LPDP. lpdp.kemenkeu.go.id
Ketahui Syarat Khusus Pendaftaran Beasiswa LPDP

Selain syarat umum, peserta beasiswa LPDP juga harus memenuhi syarat-syarat khusus. Apa saja?