2 Tahun Gubernur Anies Baswedan, Fraksi PDIP Sebut Seabreg PR

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Gerindra Jakarta Muhammad Taufikdan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Gembong Warsonoberfoto bersama usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindradi Gedung Joeang, Jakarta, 8 Mei 2016. Tempo/Larissa

    Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Gerindra Jakarta Muhammad Taufikdan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DKI Gembong Warsonoberfoto bersama usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerindradi Gedung Joeang, Jakarta, 8 Mei 2016. Tempo/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta -Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI menilai masih banyak pekerjaan rumah bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di dua tahun pemerintahannya.

    "Masih banyak PR yang harus dikerjakan, maka saya berharap pak Anies segera mendorong progam-programnya," ujar anggota Fraksi PDI P, Gembong Warsono saat ditemui di DPRD DKI, Selasa 15 Oktober 2019.

    Selain itu Gembong meminta Anies mengevaluasi program-program prioritas, apakah sudah sesuai dengan harapan masyarakat. "Ini perlu ditelisik satu per satu," katanya.

    Gembong memisalkan langkah antisipasi dan program program Anies saat ini menjelang musim hujan dalam menghadapi banjir.

    Gembong juga mengingatkan Anies untuk tidak fokus dalam program rumah DP 0 persen yang menjadi program prioritas Anies. Namun kata Gembong memprioritaskan pengadaan hunian layak bagi warga seperti rusunawa.

    "Jangan hanya tertumpu ke rumah DP 0 persen, tapi juga rusunawa agar subsidi pemerintah bisa dirasakan lebih banyak warga Jakarta," ujarnya.

    Anies 16 Oktober besok tepat dua tahun menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Dalam survei Populi Centre ditemukan adanya tren penurunan kepuasan publik atas pemerintahan Anies Baswedan. di tahun ke dua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.