Ade Yasin Minta Dukungan Bogor jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor Ade Yasin. Tempo/Ade Ridwan

    Bupati Bogor Ade Yasin. Tempo/Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Cibinong - Bupati Bogor Ade Yasin meminta Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Zainudin Amali mendukung Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021. Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor disebut bakal jadi salah satu stadion yang digunakan untuk perhelatan itu. 

    Harapan itu disampaikan langsung oleh Ade saat memberikan sambutan dalam membuka Welcome Party and Opening Ceremony International Federation of Sport Climbing (IFSC) Asian Championship 2019 di area panjat tebing Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu malam.

    "Saya memohon kepada bapak menteri melalui Skretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendukung Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021," ujarnya, Rabu 6 November 2019.

    Menurutnya, kini Pemkab Bogor tengah berbenah untuk merealisasikan keinginannya itu. Pembenahan itu dilakukan mulai dari akses pintu keluar tol sampai ke Stadion, kemudian penataan sepanjang jalan menuju Stadion Pakansari.

    "Pakansari akan kami benahi semaksimal mungkin, termasuk juga fasilitas untuk disabilitas. Kami ingin Kabupaten Bogor tepatnya para wisatawan dan para turis datang, makanya kami membranding dengan The City of Sport and Tourism," kata Ade Yasin.

    Ade Yasin juga mengerahkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk terus melakukan persiapan demi menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 di Kabupaten Bogor. “Kami sudah mengintruksikan kepada Dispora, DKPP, Dinas PUPR, dan DLH untuk lebih bekerja keras untuk persiapan Piala Dunia U-20, pada prinsipnya kami siap dan sedang serius berbenah,” tutur kader PPP itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.