Formula E di Jakarta tak Terganggu Virus Corona

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambaran sirkuit Formula E di kawasan Monumen Nasional ditampilkan saat media briefing oleh PT Jakarta Propertindo di Hotel Novotel, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    Gambaran sirkuit Formula E di kawasan Monumen Nasional ditampilkan saat media briefing oleh PT Jakarta Propertindo di Hotel Novotel, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Januari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto mengatakan penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota yang rencananya berlangsung pada Juni mendatang belum terganggu oleh isu virus corona. Dia menambahkan, keputusan dillanjutkan atau batalnya ajang balapan mobil listrik tersebut merupakan wewenang dari Formula E Operations (FEO) dan Federation Internationale de l'Automobile (FIA).

    "Sampai detik ini, tadi malam saya komunikasi dengan Alberto Longo (Co-Founder & Chief Championship Officer Formula E), ya still go ahead, belum ada apa pun sehubungan dengan virus corona," ujar Dwi di Hotel Novotel, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Februari 2020.

    Belakangan ini, wabah virus corona membuat sejumlah ajang olahraga ditunda atau terancam batal. Contohnya adalah Formula 1 atau Grand Prix Cina yang sudah resmi ditunda. Sementara itu, gelaran Moto GP di Thailand yang rencananya digelar pada 19 April mendatang juga berpotensi batal.

    Sebelumnya peneliti dari Universitas Harvard, Profesor Marc Lipsitch memprediksi Indonesia seharusnya sudah memiliki lima kasus infeksi Covid-19. Riset tersebut membandingkan data pengunjung suatu negara dengan jumlah kasus yang terdeteksi terinfeksi virus Corona. Salah satu temuannya ada di Indonesia.

    Namun, Menteri Kesehatan, Terawan Agus membantah. Dia yakin hingga saat ini tidak ada kasus positif virus Corona di Indonesia karena telah menerapkan standar internasional dan menggunakan alat uji yang canggih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.