Tangkal Berita Bohong, DKI Bikin Kanal Jala Hoaks

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat kanal informasi dan klarifikasi bernama Jakarta Lawan Hoaks alias Jala Hoaks. Kanal yang dikelola oleh Seksi Pelayanan Informasi Publik, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta itu bertujuan memantau dan menerima laporan hoaks yang beredar di media sosial.

Informasi atau pantauan itu selanjutnya akan diklarifikasi dengan fakta sesungguhnya. “Ini dilakukan dalam rangka pencegahan informasi palsu yang beredar di masyarakat, salah satu diantaranya adalah terkait informasi Covid-19," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dalam keterangan tertulisnya.

Atika menjelaskan, kanal itu juga dibuat untuk mengedukasi masyarakat lewat literasi digital khususnya untuk melawan hoaks. Lewat kanal itu, diharapkan masyarakat Jakarta juga dapat terbiasa menyebarkan informasi positif yang benar. Kanal tersebut dikelola oleh tim yang bertugas memverifikasi laporan masyarakat yang masuk melalui hotline aplikasi percakapan WhatsApp terkait berita yang diduga hoaks

Menurut Atika, kanal tersebut telah aktif melakukan klarifikasi informasi hoaks sejak Sabtu, 21 Maret 2020 lalu. Adapun hoaks yang diklarifikasi oleh kanal tersebut terdiri dari tujuh kategori seperti berikut:

1. Konten buatan: Konten baru yang sengaja dibuat dan didesain untuk menipu dan merugikan.

2. Manipulasi konten: Informasi yang dimanipulasi untuk merusak atau menipu.

3. Konten tiruan atau tipuan: Informasi yang berasal dari tiruan sumber aslinya.

4. Konten yang salah: Informasi berisi konten yang asli, namun dipadankan dengan konteks informasi yang salah.

5. Konten menyesatkan: Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu.

6. Informasi yang tidak berhubungan: Konten dengan judul, gambar, atau keterangan yang tidak berhubungan.

7. Sindiran atau parodi: Konten yang tidak ada niat untuk merugikan, namun berpotensi untuk mengelabui.

Atika menjelaskan, hasil klarifikasi dari informasi hoaks tersebut akan ditampilkan lewat situs data.jakarta.go.id/jalahoaks serta media sosial Instagram dan Twitter dengan nama @jalahoaks dan Facebook jala.hoaks.

“Tidak hanya itu, untuk mengetahui validitas informasi yang beredar di berbagai media sosial atau melaporkan suatu informasi hoaks, masyarakat dapat mengirimkan laporan melalui nomor WhatsApp 0813 5000 5331,” kata Atika.






Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

13 jam lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

18 jam lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


CekFakta #194 Waspada Main Hakim Akibat Hoaks Penculikan Anak

1 hari lalu

CekFakta #194 Waspada Main Hakim Akibat Hoaks Penculikan Anak

Bagaimana jika hoaks penculikan malah memicu kekerasan dan pembunuhan terhadap orang tidak bersalah?


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

1 hari lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

2 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

3 hari lalu

Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

Polda Papua Barat membantah korban sebagai pelaku penculikan anak dan menyebut tuduhan tersebut hoaks.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

3 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

3 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

4 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

4 hari lalu

Tak Terima Betrand Peto Difitnah, Ruben Onsu Ancam Lapor Polisi

Ruben Onsu diwakili pengacaranya meminta pelaku menghapus konten-konten hoaks yang menyudutkan Betrand Peto secepatnya.