Anies Baswedan: Nekat Mudik, Bakal Sulit Masuk Jakarta Lagi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri rapat paripurna DPRD tentang pemilihan wakil gubernur. Senin 6 April 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri rapat paripurna DPRD tentang pemilihan wakil gubernur. Senin 6 April 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan agar warga Ibu Kota tidak pulang kampung atau mudik lebaran. Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu berujar bagi warga yang nekat pulang kampung selama pandemi ini dipastikan bakal sulit kembali ke DKI, dalam waktu cepat.

    "Kami pastikan yang pulang kampung atau mudik lebaran tidak akan bisa cepat kembali ke Jakarta," kata Anies saat melakukan konferensi pers secara daring di Balai Kota DKI, Jumat malam, 1 Mei 2020.

    Anies berujar Pemerintah Provinsi DKI sedang menyusun regulasi pembatasan akses masuk bagi warga dari luar kota pada musim lebaran tahun ini. Setelah regulasi itu selesai, pemerintah bakal segera membatasi warga dari luar masuk ke Ibu Kota.

    Anies mengimbau agar warga mematuhi arahan Presiden Joko Widodo untuk tidak mudik. "Saya sampaikan ikuti anjuran itu. Karena bila anda pulang belum tentu bisa balik Jakarta cepat-cepat," ujar Anies kembali menegaskan. "Jadi hati-hati kami lagi susun nanti akan sangat ketat buat masuk Jakarta."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.