MUI Minta Warga Jakarta Salat Idul Fitri di Rumah

Reporter

Umat Islam melaksanakan Salat Idul Fitri 1440 H di kawasan Jatinegara, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara menyarankan warga untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 2020 di rumah masing-masing. Hal tersebut merupakan upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Ketua MUI Jakarta Utara, Ahmad Ibnu Abidin, menyebut anjuran Salat Idul Fitri di rumah sesuai dengan seruan bersama MUI Provinsi DKI Jakarta Nomor C-088/DP-PXI/V/2020 serta Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta Nomor 2.475/SB/DMI-DKI/V/2020.

“Termasuk Tausiah MUI Provinsi DKI Jakarta Nomor T-005/DP-P/XI/V/2020 Tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H di tengah Wabah Covid-19,” kata Abidin dalam keterangan tertulis yang Tempo terima, Jumat, 22 Mei 2020.

Menurut Abidin, MUI Jakarta Utara telah menyampaikan seruan ke setiap masjid, musala di wilayah Jakarta Utara untuk tidak menggelar Salat Idul Fitri. Ia juga meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan guna menghindari penyebaran virus Covid-19 yang masih merebak di Jakarta.

Pernyataan serupa sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. Menurut dia, pemerintah memutuskan kegiatan keagamaan yang mengerahkan massa secara masif seperti Salat Ied berjamaah di masjid atau lapangan, dilarang saat pandemi Covid-19. Larangan itu, kata Mahfud, sesuai dengan Permenkes 9/2020 tentang PSBB dan UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Wilayah.

Mahfud Md mengatakan pemerintah juga meminta tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat adat meyakinkan masyarakat bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan saat pandemi itu dilarang oleh undang-undang.

“Jadi, kegiatan keagamaan yang mengumpulkan orang banyak termasuk yang dilarang atau dibatasi menurut undang-undang. Jadi, pemerintah meminta ketentuan tersebut tidak dilanggar,” ujar Mahfud via telekonferensi, usai mengikuti rapat terbatas pada Selasa, 19 Mei 2020.

ADAM PRIREZA | TEMPO.CO

                              






CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

18 jam lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

1 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

2 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

2 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

4 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

5 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

5 hari lalu

Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

Sebanyak 54 perguruan tinggi di 21 kota di China akan menerima kembali mahasiswa Indonesia, yang sempat pulang kampung di awal pandemi Covid-19 2020.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

6 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

6 hari lalu

Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

Informasi yang diterima keluarga dari pihak rumah sakit, almarhum Azyumardi Azra meninggal akibat serangan jantung.


Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

6 hari lalu

Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.