Catherine Wilson Mengaku Sudah Dua Bulan Konsumsi Sabu

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model dan aktris Catherine Wilson berpose saat berlibur di DolanDeso Boro, Yogyakarta. Saat ini Catherine masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Foto/instagram/cathrinewilson

    Model dan aktris Catherine Wilson berpose saat berlibur di DolanDeso Boro, Yogyakarta. Saat ini Catherine masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Foto/instagram/cathrinewilson

    TEMPO.CO, JakartaDirektorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengumumkan hasil tes urine artis Catherine Wilson positif mengkunsumsi sabu. Kepada penyidik, Catherine mengaku sudah dua bulan mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

    "Hasil pemeriksaan awal yang bersangkutan pengakuannya baru sekitar dua bulan menggunakan, ini pengakuan awal," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya Sabtu 18 Juli 2020.

    Direktorat Reserse Narkoba akan menyelidiki lebih jauh dengan memeriksa rambut dari model dan aktris itu untuk mengetahui sudah berapa Catherine mengkonsumsi narkoba. Pemeriksaan rambut direncanakan hari ini dan hasilnya akan keluar dua atau tiga hari ke depan.

    Yusri mengatakan dari pemeriksaan diketahui Catherine positif mengkunsumsi sabu dengan jenis metamphetamine. Saat ditangkap, sabu ditemukan di dalam tas Catherine dalam dua kantung plastik kecil berisikan sabu seberat 0,66 gram dan 0,43 gram.

    Yusri menyebutkan Catherine mendapatkan sabu dari J, penjaga rumahnya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. J memperoleh sabu dari A, seorang bandar yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. 

    Catherine disangka melanggar pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112  junto pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimalnya 20 tahun penjara.

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.