Otak Penembakan di Kelapa Gading Bayar Eksekutor Rp 200 Juta

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Salah satu tersangka dihadirkan dalam rilis kasus penembakan pengusaha pelayaran di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku merasa sakit hati akibat sering dimarahi dan dilecehkan oleh Sugianto. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - NL, otak penembakan di Kelapa Gading menyiapkan duit Rp 200 juta untuk menghabisi nyawa bos perusahaan pelayaran Sugianto, 51 tahun.

“Pada 4 Agustus 2020 NL transfer DP (uang muka) Rp 100 juta dari rekening miliknya ke tersangka R alias M, yang Rp 100 juta sisanya diberikan tunai pada 6 Agustus,” kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sujana.

Diketahui R alias M adalah suami siri dari NL yang merupakan karyawati dari perusahaan korban.

Dana tersebut kemudian berpindah tangan seutuhnya kepada tersangka DM, eksekutor alias pelaku penembakan Sugianto, setelah agenda tersebut terlaksana. Oleh DM, dana tersebut dibagi kepada tersangka S sebesar Rp 20 juta, juga sejumlah Rp 10 juta kepada tersangka AJ.

Diketahui S adalah pelaku yang mengendarai motor untuk DM kabur dari lokasi, sementara AJ adalah pemilik dari senjata api yang digunakan untuk menghabisi nyawa Sugianto.

Dari hasil penyelidikan, Nana menyampaikan bahwa dana ini bersumber dari tabungan pribadi milik NL. Ia juga menyampaikan bahwa pembunuhan berencana ini dilandasi motif rasa sakit hati dan ketakutan NL atas ancaman Sugianto.

Diketahui selama NL bekerja menjadi pegawai keuangan di perusahaan pelayaran itu sejak 2012, sang bos, Sugianto kerap melecehkan dirinya dan bosnya itu pernah mengajak bersetubuh.

Sugianto juga pernah mengancam akan melaporkan NL kepada polisi, atas dasar penghitungan pajak yang tidak dilaporkan ke Kantor Pajak Jakarta Pusat.

WINTANG WARASTRI






Fakta-fakta Momen Ferdy Sambo Minta Maaf Kepada Ayah Brigadir J

2 jam lalu

Fakta-fakta Momen Ferdy Sambo Minta Maaf Kepada Ayah Brigadir J

Setelah waktu yang panjang, Ferdy sambo akhirnya mengeluarkan permohonan maafnya kepada keluarga Brigadir J. Simak fakta-faktanya berikut.


Keluarga Brigadir J Pastikan Datang dan Siap Bersaksi Saat Persidangan Ferdy Sambo

1 hari lalu

Keluarga Brigadir J Pastikan Datang dan Siap Bersaksi Saat Persidangan Ferdy Sambo

Keluarga Brigadir J memastikan akan hadir dalam persidangan yang rencananya akan digelar di Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Selatan itu.


LPSK Fasilitasi Bharada E Hadiri Persidangan secara Langsung

1 hari lalu

LPSK Fasilitasi Bharada E Hadiri Persidangan secara Langsung

Susi mengatakan Bharada E sudah menyatakan kepada LPSK atas kesiapannya untuk hadir langsung di persidangan.


Pakai Baju Tahanan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tiba di Kejaksaan Agung

2 hari lalu

Pakai Baju Tahanan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tiba di Kejaksaan Agung

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah tiba di gedung Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung. Keduanya menggunakan baju tahanan warna oranye.


Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

2 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran Ucapkan Selamat Ulang Tahun TNI, Etalase Negara

Kapolda Metro Jaya mengucapkan terima kasih ke jajaran Tentara Nasional Indonesia atau TNI pada ulang tahun ke-77 TNI.


Pengamanan P20, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Aparat Terapkan Filosofi Tailor Make

3 hari lalu

Pengamanan P20, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Aparat Terapkan Filosofi Tailor Make

Kapolda Metro Jaya minta setiap personel harus berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Polri.


Polda Metro Jaya Kerahkan 602 Pasukan Amankan Acara P20 di Gedung DPR Besok

3 hari lalu

Polda Metro Jaya Kerahkan 602 Pasukan Amankan Acara P20 di Gedung DPR Besok

Polda Metro Jaya menyiapkan 602 personel untuk mengamankan jalannya G20 Parliamentary Speakers Summit (P20) ke-8 di Gedung DPR 5-7 Oktober 2022


Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Evaluasi Standar Pengamanan

3 hari lalu

Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Evaluasi Standar Pengamanan

Peristiwa tragedi Kanjuruhan itu, kata Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, membuat semua pandangan masyarakat tertuju pada Polri


Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

5 hari lalu

Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

Ferdy Sambo terancam hukuman maksimal. Apabila vonis kepada terpidana lebih dari 20 tahun, satu-satunya cara memvonis yaitu hukuman seumur hidup.


Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

6 hari lalu

Pengamat Ragukan Ketidaktahuan Fadil Imran soal Peran Jerry Siagian di Kasus Ferdy Sambo

Kapolri Listyo Sigit menyatakan tiga Kapolda yang dituduh ikut menyokong skenario Ferdy Sambo tidak terlibat, termasuk Fadil Imran.