Pemberlakuan Jam Malam, Warga Depok: Setuju, yang Penting Tegas

Suasana pasar kaget di kawasan Bojongsari saat masa PSBB Proporsional di Depok, Jawa Barat, Sabtu, 11 Juli 2020. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Depok menerapkan jam malam mulai hari ini, Senin, 31 Agustus 2020. Jam malam diterapkan lantaran kasus positif Covid-19 di kota ini belum menunjukkan angka penurunan.

Agung Purnomo, seorang warga Kecamatan Sukmajaya setuju dengan pemberlakuan jam malam ini.

“Setuju sih, infonya sekarang juga kan Depok zona merah, biar memutus persebaran Covid-19,” kata Agung, 35 tahun, Senin 31 Agustus 2020.

Sebaliknya, Agung justru mempertanyakan bagaimana kesiapan Pemerintah Kota Depok dalam menegakkan aturan jika ada warga yang tetap membandel keluar di malam hari.

“Yang penting Pemerintah Kota Depok harus tegas aja, apa sanksinya,” kata Agung.

Agung mengatakan, jika pemerintah tidak tegas maka aturan jam malam hanya gertakan kepada warga tanpa ada imbas apa pun terhadap tren kasus Covid-19 di Kota Depok.

“Ya kalo nggak tegas sama aja nanti, warga bakal santai aja menanggapinya,” kata Agung.

Warga lainnya, Melly (27) juga menyetujui adanya aturan itu. Asalkan, memiliki kelonggaran bagi pekerja.

“Setuju sih, tapi kan saya pekerja kadang pulang malam, yang penting ada pengecualian aja,” kata Melly.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok memberlakukan pembatasan aktivitas warga saat malam hari mulai Senin 31 Agustus 2020.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pusat perbelanjaan dan cafe diminta untuk menutup jam operasionalnya sejak pukul 18.00, kecuali layanan antar yang dibatasi sampai pukul 21.00.

“Pembatasan operasional layanan secara langsung di toko, rumah makan, cafe, mini market, super market dan mal sampai dengan pukul 18.00, untuk layanan antar dapat dilakukan hingga pukul 21.00,” kata Idris dalam keterangan pers, Minggu 30 Agustus 2020.

Idris menambahkan, bagi warga dilarang melakukan aktivitas di luar ruang di atas pukul 20.00 WIB

“Seluruh aktivitas warga dilakukan pembatasan, maksimal sampai dengan pukul 20.00,” kata Idris.

Alasannya, kata Idris, dilakukan untuk mengendalikan peningkatan dan penyebaran kasus virus Corona di Kota Depok,

“Saat ini lebih dari 70% kasus positif Covid-19 bersumber dari imported case berasal dari klaster perkantoran dan tempat kerja, yang berdampak pada penularan di dalam keluarga,” kata Idris.

Sebelumnya, aturan jam malam ini diterapkan lebih dahulu oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Langkah tersebut dibuat setelah Pemkot Bogor memutuskan memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) dan komunitas selama dua pekan ke depan menyusul ditetapkannya Kota Bogor sebagai daerah dengan risiko tinggi atau zona merah penyebaran Covid-19.






Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

11 jam lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

1 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

2 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

2 hari lalu

Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

Sopir truk Ahmad Misbah akhirnya berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri. Polisi menyatakan kasus ini telah selesai.


Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

3 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Depok Injak Leher Sopir Truk, Petang Ini Dipanggil Tim Khusus Golkar

DPD Partai Golkar Kota Depok menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri, Senin petang, 26 September 2022.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

5 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up


Hukum Supir Truk Berguling di Jalan, Anggota DPRD Depok Tajudin: Saya Emosi

5 hari lalu

Hukum Supir Truk Berguling di Jalan, Anggota DPRD Depok Tajudin: Saya Emosi

Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri mengaku khilaf atas perlakuannya terhadap supir truk, setelah videonya viral.


Viral Wakil Ketua DPRD Kota Depok Suruh Push Up Hingga Tendang Supir Truk

6 hari lalu

Viral Wakil Ketua DPRD Kota Depok Suruh Push Up Hingga Tendang Supir Truk

Wakil Ketua DPRD Kota Depok terekam melakukan perbuatan semena-mena terhadap seorang sopir truk.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

6 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.