Anies: Keluarga Minta Masyarakat Tak Kirim Bunga ke Rumah Duka Sekda DKI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat memberikan sambutan di Auditorium SMA Bakti Mulya 400, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat memberikan sambutan di Auditorium SMA Bakti Mulya 400, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah mendapatkan pesan dari keluarga almarhum Sekretaris Daerah atau Sekda DKI Saefullah untuk menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu mengirim bunga ke rumah duka. "Meneruskan amanah dari Ibu Hj. Rusmiati Saefullah, istri almarhum Pak Sekda, keluarga berpesan TIDAK perlu MENGIRIM karangan bunga ke rumah duka." Demikian Anies Baswedan dalam pesan teks, Rabu, 16 September 2020.

    Keluarga, kata Anies, menyampaikan harapan agar uang yang sedianya digunakan untuk karangan bunga lebih baik dijadikan sedekah dan diniatkan atas nama almarhum Saefullah. "Mohon disebarluaskan amanah pesan ini. Terima kasih. Anies Baswedan."

    Saefullah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu, 16 September 2020, pukul 12.55.

    Saefullah dirawat di rumah sakit lebih dari sepekan karena terinfeksi Covid-19. Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan membenarkan kabar Sekda DKI Saefullah dan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto positif Covid-19.

    Menurut Anies, keduanya tidak bergejala Covid-19 sebelumnya. “Kami berharap mudah-mudahan cepat pulih, gitu aja. Tapi (mereka) tanpa gejala,” kata Anies di Balai Kota DKI pada malam ini, Sabtu, 12 September 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.